Token Telat, Server Ngadat, Listrik Padam, UNBK SMP Berantakan

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Jujuk Ferdianto yang dikonfirmasi mengatakan, meski terjadi gangguan server, namun tidak membuat data-data siswa yang sudah masuk hilang. Siswa hanya sebatas panik saja karena takut jawaban yang sudah mereka isi akan buyar. “Untuk hari ini memang terjadi gangguan server. Kejadian ini di seluruh Kabupaten Lombok Timur, bahkan yang lain (daerah lain, red),” katanya.

Jujuk menambahkan, sempat terjadi pemadaman listrik di sejumlah wilayah. Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan PLN Cabang Selong agar PLN bisa membantu. Petugas PLN kemudian disiagakan di sejumlah lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pemadaman. “Selain server down, listrik juga padam. Tapi hanya beberapa menit saja dan langsung bisa diatasi dengan baik. Listrik padam ini terjadi di Sakra Barat dan membuat siswa kurang konsentrasi,’’ sesalnya.

Jujuk juga menyebut, pelaksanaan UNBK ini terkesan dipaksakan. Karena persoalan lainnya juga terjadi, seperti kurangnya persiapan fasilitas. Sehingga sejumlah sekolah harus meminjam laptop dan fasilitas lainnya di tempat lain. “Dinas sudah mengkondisikan agar sekolah memiliki genset, tapi karena memang UNBK ini terkesan dipaksakan membuat sekolah tidak siap dengan segala hal,” bebernya.

Jujuk juga menyebut, sekolah penyelenggara UNBK di daerah itu rata-rata meminjam fasilitas, baik komputer dan lainnya. Di mana seharusnya, pemerintah memberikan bantuan maksimal jika ingin melaksanakan UNBK.  “Kalau sekolah ingin membeli komputer menggunakan BOS, tidak mungkin. Seharusnya pemerintah memberikan bantuan agar pelaksanaannya maksimal,” pintanya.

BACA JUGA :  SMPN 8 Mataram Siap UNBK