Warga Bagek Lunjer Geger Penemuan Janin Bayi

Pelaku Pembuangan Diketahui Mahasiswa

Ilustrasi Pembuangan Bayi
Ilustrasi

SELONG – Warga Dusun Bagek Lunjer, Desa Selebung Ketangga, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Kamis kemarin (1/2), digegerkan oleh penemuan janin bayi di areal tanah persawahan, tepatnya disamping open tembakau milik Kepala Desa Selebung Ketangge.

Pembuangan janin bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Lalu Iwan Darmawan, warga setempat, yang merupakan pemilik bangunan open tembakau, dan Ahmad, tukang yang sedang bekerja bangunan.

Saat itu, Ahmad alias Cabek, sedang buang air kecil disamping Berugak. Saat itu dia melihat ada tumpukan tanah bekas galian, padahal selama beberapa hari bekerja, dia tidak pernah melihat ada tumpukan tanah bekas galian.

Merasa curiga dengan galian tersebut, akhirnya dia melakukan penggalian sekitar 10 cm, dimana kemudian menemukan ada kain pantai yang penuh bercak darah. Ketika kain itu dibuka, ditemukan adanya orok bayi.

BACA JUGA :  Penjambret Tabrak Mobil Setelah Melancarkan Aksinya

Kapolres Lotim melalui Kapolsek Keruak, Iptu Arif Budiman, ketika dikonfirmasi adanya penemuan orok bayi itu juga membenarkan, dan mengatakan kalau orok bayi itu adalah milik sepasang kekasih yang masih berstatus sebagai mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Lotim, inisial RM (22), dan SG (24), yang melahirkan di Puskesmas Selong dengan usia kandungan lima bulan.

Kejadian bermula ketika sepasang kekasih itu terjatuh dari sepeda motor di wilayah Lendang Bedurik, Kecamatan Selong, sehingga pacarnya mengalami pendarahan, untuk kemudian dibawa ke Puskesmas Selong, dan dilakukan pertolongan mengeluarkan bayi dalam kandungannya tersebut, Selasa lalu (30/1), sekitar pukul 22.00 Wita.

Kemudian si mahasiswa membawa orok bayi itu dari Puskesmas Selong, tanpa diikuti kekasihnya yang masih terbaring lemas di Puskesmas Selong, Rabu dini hari (31/1). Kemudian dia menguburkan janin bayi tersebut di areal persawahan, samping open tembakau milik Kades Selebung Ketangga.

BACA JUGA :  Penyelundupan 605 Koral Digagalkan

Namun siang harinya, perbuatan pelaku itu ditemukan oleh warga setempat, yang melihat ada tumpukan tanah masih basah, dan kemudian menggalinya. “Kasusnya sudah kami limpahkan ke Unit PPA Polres Lotim, guna proses hukum lebih lanjut. Dan pelakunya (pembuangan janin) adalah mahasiswa,” kata Arif Budiman.

Ditempat terpisah, Kepala Puskesmas Selong, LM Ihsan, mengatakan kalau pelaku bersama kekasihnya datang ke Puskesmas dalam keadaan mengalami pendarahan. Kemudian dibantu diberikan pertolongan, karena petugas juga tidak mengetahui kalau keduanya belum berstatus suami istri. “Kami baru mengetahui setelah anak praktik yang berdekatan dengan rumah si perempuan tersebut, bercerita,” singkat Ihsan. (cr-wan)

loading...