Sapwa Berjibaku Rebut Limit PON dan Olimpiade 2020

SAPWA
BERJIBAKU: Atlet lompat jangkit NTB, Sapwaturrahman Sanapiah, sedang berjibaku berlatih di Pelatnas untuk mengejar limit waktu dan tiket Olimpiade. (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM — Atlet lompat jangkit NTB, Sapwaturrahman Sanapiah belakangan ini masih disibukkan dengan sejumlah persiapan sekaligus latihan. Itu dilakukan demi mengejar sejumlah limit yang belum ditaklukkan. Di antaranya mengejar limit PON dan limit Olimpiade.

Pelatih Lompat Jangkit NTB, Arya Yuniawan mengatakan, di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) kesibukan Sapwa terbilang cukup padat. Penyebabnya karena banyak event yang bakal dan sudah dijalaninya.

Seperti 21-24 April lalu, Sapwaturrahman dikirim mengikuti Kejuaraan Atletik Asia di Doha, Qatar bersama Lalu Muhammad Zohri. Namun pada laga yang juga merupakan bagian pra kualifikasi Olimpiade tersebut, Sapwa belum bisa mempersembahkan medali apapun, sehingga limitnya pun belum nampak.

BACA JUGA: Jelang Pra-PON, Nurul Tidak Perlu Seleksi

“Kesibukan dia (Sapwa) saat ini sedang padat. Karena ada tugas berat yang menantinya,” katanya, Senin (27/5).

Atlet asal Sumbawa ini bersama dengan pelatihnya Arya Yuniawan asal Lombok Barat sedang berduet menuntaskan misinya untuk Indonesia. Duet atlet-pelatih ini pada bulan Juli 2019 akan membawa nama NTB untuk mencari limit PON 2020 (lompat jangkit) di Kejurnas Atletik Jateng Open.

Sementara untuk level internasional, Arya mengaku akan berusaha membawa Sapwaturrahman merebut tiket Olimpiade Tokyo 2020. Ini dilakukan guna mengikuti jejak Lalu Muhammad Zohri yang sudah memastikan tiket 100 meter multi event paling spektakuler di dunia itu.

“Makanya kita bilang tugas Sapwa berat. Tapi harus kita upayakan agar bisa tembus limit Olimpiade,” lanjutnya.

BACA JUGA: Prestasi Zohri Diganjar Dua Rumah Baru

Diketahui sampai saat ini, sosok Sapwa merupakan salah satu atlet yang diandalkan Indonesia untuk tampil di Olimpiade. Sehingga, tugas Sapwa memang cukup berat. Namun secara tidak langsung, semangat Sapwa untuk menembus peringkat 32 besar dunia akan dengan mudah didapat karena dari rekor catatan waktu sejak beberapa pekan ini dinilai kian meningkat.

“Semangat Sapwa ini yang kita beli. Makanya kita juga yakin bisa tampil, bahkan raih medali di Olimpiade,” jelasnya.

Saat ini Sapwa masih berada di peringkat 42 besar dunia. Atas keadaan ini, Arya mengoptimalkan atlet binaannya itu untuk bisa tembus ke peringkat 32 besar dunia. Bahkan paling tidak, harus bisa lebih baik dari perhelatan Asian Games 2018 lalu.

“Untuk bisa maksimal di Olimpiade, Safwaturrahman harus bisa di peringkat 32 besar dunia,” tutupnya. (rie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid