Lebih Dekat dengan Dhita Juliana, Atlet Voli Pantai Andalan NTB

Pilih Berhijab, Janji Terus Berikan yang Terbaik

Dhita Juliana
ATLET : Dhita Juliana, atlet voli pantai kebanggan NTB yang kini memilih berhijab. (IST FOR RADAR LOMBOK)

Ada banyak atlet yang mengharumkan nama daerah ini di kancah nasional maupun internasional. Satu diantaranya adalah Dhita Juliana, atlet voli pantai.


Nasri Boedjana- MATARAM


Berhijab adalah tuntutan agama. Memilih berhijab juga tidak akan menghalangi seorang muslimah berprestasi, termasuk di bidang olaharaga.

Dhita Juliana adalah salah satunya. Belum lama ini dia terlihat tampil berhijab saat latihan.

BACA JUGA: Mengenal Adzkia Aisya Mas’ud, Wakil Indonesia di Olimpiade Matematika Internasional di Hongkong

Dhita merupakan atlet voli pantai yang berhasil mengamankan medali perunggu di ajang Asian Games 2018 lalu. Sejak pertama dia bergabung di Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) NTB, maupun saat bergabung di Pelatnas 2010 lalu, dia masih belum berpikir menggunakan hijab.  Seiring perjalanan karirnya, perempuan kelahiran 7 Juli 1993 ini mulai memperhatikan penampilannya. “ Sudah lama saya risih dengan kelalaian saya tidak gunakan hijab,” ungkapnya kepada Lombok Jumat (5/10) lalu.

Berhijab adalah pilihan hidup dan menjadi prinsipnya. Dengan pilihannya ini Dhita mengaku tetap nyaman saat berolahraga di musim dan kondisi apapun. Ia ingin konsisten menjalankan syariat agama yang diyakininya. “Saya seorang muslimah dan saya harus bisa menjaganya,” ucapnya.

Selain ia sudah merasa nyaman, Dhita juga mengaku merasa lebih semangat berlatih setelah menggunakan hijab. Kenikmatan dalam menjalankan profesi semakin dirasakannya. Dengan begitu, ia semakin fokus.

Setelah selesai event Asian Games, ia belum menentukan target selanjutnya. Saat ini ia hanya fokus latihan dan belum ada informasi dari pusat mengenai event yang akan diikutinya.

Selama ini dia berpasangan dengan atlet kebanggan NTB lainnya, Putu Dini Jasita Utami. Penampilannya dengan Putu nantinya tentu akan memberi suasana lain. Anggap saja penampilan mereka berdua akan menampakkan wajah beragaman Indonesia. “ Kayaknya akan menjadi lebih seru dan sedikit berbeda nanti kalau kita tampil. Karena kan biasanya kita seragam, sekarang kita beda,” terangnya.

BACA JUGA: Dari Ritual Tolak Bala di Desa Songak Kecamatan Sakra

Namun bagaimanapun juga lanjutnya, dalam hal olahraga, penampilan tidak boleh menjadi pengganggu, di saat sebagian atlet lebih memilih berpakaian terbuka. Justru penampilan barunya nanti akan bermanfaat untuk kelangsungan karirnya di dunia olahraga.” Insya Allah tetap dipermudah oleh Allah, yang penting niat dan semangat latihan. Dan juga tidak ada hubungan dengan cara berpakaian seseorang. Karena di voli pantai itu yang dibicarakan adalah skill, bukan style,” tutupnya.(*)