Pertamax Naik, Mahasiswa Gedor Dewan NTB

Pertamax Naik
DEMO BBM: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) NTB, menggelar aksi demo menolak kenaikan harga BBM jenis pertamax di gedung DPRD NTB, Jumat kemarin (6/7). (ISNA/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax, banyak masyarakat yang kini beralih menggunakan BBM jenis premium. Pasalnya, kenaikan harganya juga tidak main-main. Sehingga puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) NTB, Jumat kemarin (6/7), datang dan menggedor pintu gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB, untuk menyatakan ketidakpuasannya.

BACA JUGA: Demo Tolak Kenaikan BBM Ricuh, Polisi dan Mahasiswa Adu Jotos

“Sudah 12 kali pemerintah melalui BUMN PT. Pertamina (Persero) menaikkan harga BBM sepanjang 4 tahun terakhir,” kecam Amirudin, selaku koordinator aksi.

Pertama, kenaikan BBM mulai diberlakukan pada tanggal 18 November 2014 lalu, dimana untuk jenis premium naik dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500/liter, solar naik dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500/liter. Tahun berikutnya (2015) juga terjadi kenaikan BBM dua kali, yakni pada tanggal 1 Maret dan tanggal 28 Maret 2015. “Untuk itu, kami menolak kenaikan BBM ini,” teriaknya.

Disampaikan, kenaikan harga BBM ini sangat mencekik masyarakat. Pada tanggal 1 Maret 2015, BBM premium yang sebelumnya harganya Rp 6.600/liter, tiba-tiba naik menjadi Rp 6.800/liter. Berikutnya tanggal 28 Maret 2015, BBM naik lagi. Jenis premium naik menjadi Rp 7.400/liter, solar dari Rp 6.400 menjadi Rp 6.900/liter.