Gubernur NTB Semangati Korban Gempa

Warga Lombok Tidak Cengeng

Gubernur NTB Semangati Korban Gempa
TIDAK CENGENG: Inilah kondisi tenda swadaya yang dibangun menggunakan terpal oleh warga Dusun Lading- Lading, Desa Tanjung, KLU. (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Masyarakat pulau Lombok masih dirundung nestapa. Bencana gempa bumi telah meluluhlantakkan pulau seribu masjid. Namun, suku Sasak bukanlah kumpulan orang-orang cengeng.

Biarkan gempa membuat rumah hancur, sanak-saudara meninggal dunia, teman dan kolega terkapar sakit. Namun rusaknya fasilitas kesehatan dan pendidikan, bukan berarti masyarakat tidak bisa sembuh dan berpikir bijak. “Kita semua harus semangat lagi,” ujar Gubernur NTB, TGBKH M Zainul Majdi kepada Radar Lombok, Selasa (14/8).

BACA JUGA: TGB Mantap Dukung Jokowi Tuntaskan Dua Periode

Bagi TGB, semua orang boleh berduka. Namun tidak harus terus meratapi nasib. Hidup terus berjalan. Bencana bukanlah akhir dari segalanya. Kepada semua pihak, TGB mengajak untuk merajut asa kembali. Pulau Lombok telah dikenal dunia, bukan saatnya menjadi kenangan. “Kita semua harus fokus membangun kembali semangat masyarakat. Harus begitu,” ucap ulama yang habis masa jabatannya 17 September 2018 ini.

Pulau Lombok dan pulau Sumbawa, dibangun dengan kerja keras dan pantang putus asa. Selama 10 tahun TGB memimpin daerah ini. Banyak kemajuan yang telah diraih, meski kini berubah menjadi reruntuhan.

Gubernur NTB terpilih, Dr Zulkieflimansyah menyerukan kebangkitan pulau Lombok. Dua minggu sudah cukup waktu untuk berkabung. “Bangkitlah. Mari gelorakan semangat Lombok bangkit kepada semua masyarakat,” ajaknya.

Tanggal 29 Juli, awal duka Lombok. Gempa berkekuatan 6,4 skala richter (SR) menelan puluhan korban jiwa. Banyak orang terluka, ratusan rumah hancur. Berbagai fasilitas umum juga rusak. Duka lama belum sembuh, luka baru kembali ada. Gempa terdahsyat terjadi sepanjang sejarah NTB pada tanggal 5 Agustus. Gempa berkekuatan 7,0 SR itu, diikuti dengan gempa susulan 5,9 SR tanggal 9 Agustus. Jumlah korban meninggal dunia dan dampak kerusakan, jauh mebih besar lagi. “Bencana ini menyadarkan kita semua,” kata Zulkieflimansyah.

Selama ini, kata Zulkiefli, masyarakat tidak begitu mengkhawatirkan bencana yang bisa datang kapan saja. “Bencana ini jadi momen kolektif kita untuk sadar bahwa kita kedepan bisa lebih baik,” yakinnya.

Menurut politisi PKS ini, bencana mengajarkan banyak hal. Termasuk dalam membangun daerah. Masalah keamanan, kesehatan dan keselamatan harus menjadi prioritas utama. Sebagai gubernur terpilih, Zulkiefli akan berhati-hati melaksanakan pembangunan. Konsep dan desainnya harus matang untuk menjamin keselamatan orang yang ada di tanah suku Sasak ini. “Ini yang harus disadari,” ujarnya.

Apabila masyarakat telah sadar, maka Lombok akan lebih mudah bangkit dan jaya kembali. “Kalau ini disadari betul oleh masyarakat, lebih mudah kita menarik investasi dan pelancong pariwisata kedepannya,” tandas pria asli Sumbawa ini.

Srikandi NTB, Hj Baiq Isvie Ruvaeda selaku Ketua DPRD Provinsi NTB, meyakini bencama gempa pasti akan segera berlalu. Masa depan yang lebih baik, telah menanti jika bencana saat ini disikapi dengan arif dan bijak. Semua orang bisa berkontribusi untuk mengembalikan harapan pada pulau Lombok. “Tidak perlu saling debat dan salahkan. Kita punya porsi tugas masing- masing. Mari kita bekerja dan berkarya. Hidup Indonesia merdeka, bangkitlah Lombok,” ucapnya semangat.

BACA JUGA: Pendakian Rinjani akan Diperketat

Untuk bisa bangkit dari keterpurukan, pemerintah, masyarakat dan swasta harus bergandengan tangan. Isvie yakin, duka bencana akan segera sirna apabila ada komitmen saling membantu. Pulau Lombok telah ditakdirkan Tuhan dengan keindahan alam. Sudah saatnya, secara perlahan-lahan aktivitas perekonomian harus mukai dinormalkan.

“Semua ini pasti akan berlalu kalau kita bersatu. Mari saling membantu agar semua keadaan dan masalah cepat teratasi. Mari kita bangkit kembali menyongsong masa depan Lombok yang lebih baik,” imbau Sekretaris DPD I Partai Golkar NTB ini.

Presiden RI, Joko Widodo turut memberikan semangat kepada masyarakat NTB, khususnya pulau Lombok. Bencana yang terjadi merupakan ujian untuk diatasi dan dihadapi. “Ini semua ujian. Kita semua harus sabar. Semua akan kita perbaiki, pemerintah akan bantu biayanya,” kata Presiden Jokowi.

Jokowi langsung memberikan semangat kepada para pengungsi. Orang nomor satu di Indonesia ini, juga mendoakan agar tidak terjadi lagi bencana serupa. “Untuk warga yang sakit, semoga segera diberikan kesembuhan,” harap pejabat bersahaja ini.

1
2
Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut