Calon TKW Terjaring Razia Jadi LC

RAZIA: Satreskrim Polresta Mataram merazia tempat hiburan malam dan mengamankan tiga orang. Dua di antaranya LC dan satu pengunjung. (Ist)

MATARAM – Merazia tempat hiburan malam untuk mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan anak di bawah umur kembali digalakkan.

Sabtu malam (8/6) kemarin, dua perempuan yang bekerja sebagai lady companion (LC) diamankan Satreskrim Polresta Mataram. “Dua orang LC yang kami amankan, salah satunya calon tenaga kerja wanita (TKW),” ungkap Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Minggu (9/6).

Calon TKW tujuan Arab Saudi ini berinisial ES. Sedangkan satu rekannya berinisial FJ. Keduanya berasal dari Batukliang, Lombok Tengah. ES belum berangkat ke negara tujuan lantaran masih menunggu kepastian dari tekong.

Baca Juga :  Jenazah Huriyati TKW Asal Lombok Barat Langsung Dimakamkan

“Sebelum berangkat nyambi dulu jadi LC. Mereka memang sering datang menemani tamu bernyanyi dan minum-minum, namun mereka bukan pegawai atau pekerja di cafe ini,” katanya.

Keduanya diamankan karena diindikasi masih di bawah umur. Keduanya tidak bisa menunjukkan kartu identitas saat diperiksa. Pengakuannya, KTP masih dipegang tekong.

“Jadi, kami amankan karena indikasi awal mereka ini anak di bawah umur karena tidak bisa menunjukkan KTP. Tapi setelah kami melihat kartu keluarga ternyata sudah dewasa, keduanya berusia 20 tahun. Sehingga, setelah kami berita acara interogasi (BAI) langsung kami pulangkan,” katanya.

Baca Juga :  Korban Gantung Diri di Mistar Gawang Sering Halusinasi

Tempat hiburan malam yang dirazia adalah Kafe Bangkit dan Bintang. Salah satu pengunjung juga ikut diamankan, inisialnya MS asal Gerung, Lombok Barat. MS diamankan lantaran membawa kedua perempuan tersebut. “Ada satu tamu laki-laki juga kami amankan. Dan saat ini sudah kami pulangkan juga,” ucap dia.

Selain mengamankan orang, polisi juga mengamankan minuman keras (miras). Rinciannya 9 botol bir, 2 botol anggur merah dan 4 botol brem. “Kami juga mengamankan 3 tabung gas,” pungkasnya. (sid)

Komentar Anda