75 Barang Curian Dikembalikan ke Pemilik

DIKEMBALIKAN: Kapolresta Mataram Kombes Pol Ariefaldi Warganegara didampingi Wali Kota Mataram Mohan Roliskana mengembalikan barang bukti hasil curian kepada pemilik, Selasa (25/6). (ROSYID/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Satreskrim Polresta Mataram mengembalikan sebanyak 75 barang bukti curian, hasil pengungkapan yang dilakukan bersama polsek jajaran.

“Barang bukti yang dikembalikan ini (pengungkapan) periode bulan April hingga Mei 2024,” terang Kapolresta Mataram Kombes Pol Ariefaldi Warganegara didampingi Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, Selasa (25/6).

Rincian 75 barang curian yang dikembalikan ke korban atau pemilik itu, berupa 3 mobil, 23 motor, 45 HP, uang tunai Rp 640 ribu, serta laptop dan tv masing-masing satu unit. “Pengembalian barang bukti ini sudah 11 kali kami lakukan sejak 2023 hingga Juni 2024 ini. Dengan total barang bukti sebanyak 630 barang,” sebutnya.

Pengembalian barang bukti dilakukan dengan mengikuti prosedur dan regulasi dalam proses penyelidikan dan penyidikan, dengan memenuhi syarat materil maupun formil. “Ada juga syarat-syarat khusus lainnya berdasarkan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021,” katanya.

Baca Juga :  Motor Perawat RSUD Kota Raib Digondol Maling

Dikatakan, pengembalian barang bukti kepada pemilik tersebut merupakan bentuk pelayanan terhadap masyarakat yang menjadi korban tindak pidana. Yang mengakibatkan adanya kerugian material terhadap masyarakat. “Untuk pelaku kami berikan tindakan hukum secara prosedural, sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ungkap dia.

Salah satu barang bukti yang dikembalikan itu motor dinas milik seorang Babinsa yang bertugas di wilayah Kota Mataram. Motor dinas yang ditunggangi Muhammad Guntur itu hilang saat terparkir di halaman rumah.  “Waktu itu saya cari tukang. Motor itu hilang di halaman rumah,” katanya.

Baca Juga :  Gadaikan Randis, Oknum Kadus Dipolisikan

Selain Guntur, salah satu korban bernama Nurul (45) juga menuturkan bahwa mobil pikap miliknya dicuri saat mengantarkan barang ke salah satu perumahan yang ada di Kecamatan Sandubaya.

Dua minggu setelah melapor, mobil pikap warna putih tersebut berhasil ditemukan kepolisian. “Saya merasa bersyukur mobilnya telah ditemukan. Mobil ini akan dipakai kerja,” ujar wanita asal Loteng tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Mataram Mohan Roliskana meminta agar masyarakat tetap berhati-hati, karena masih maraknya kasus pencurian yang terjadi di Kota Mataram.

“Masyarakat lebih berhati-hati ketika berada di jalan, rumah dan tempat-tempat yang rawan pencurian. Lebih berhati-hati menjaga barang berharga dan saling menjaga satu sama lain,” tutup Mohan. (sid)

Komentar Anda