YSB Gelar Lomba Desain Poster TGKH Zainuddin Abdul Majid

Lomba Desain Poster TGKH Zainuddin Abdul Majid
LOMBA DESAIN POSTER:Ketua Yayasan Sumbawa Bangkit (YSB), Nurdin Ranggabarani didampingi ketua panitia penyelenggara, Megawati Lestari menggelar jumpa pers lomba desain poster TGKH Zainuddin Abdul Majid, Selasa kemarin (7/11). (Ahmad Yani/Radar Lombok)

MATARAM – Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesia, Yayasan Sumbawa Bangkit (YSB) menggelar lomba desain poster pahlawan nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid (ZAM).

Lomba desain poster ini akan dimulai tanggal 10 November  bertepatan dengan hari Pahlawan Nasional hingga 7 Desember. Pengumuman pemenang pada tanggal 17 Desember 2017. Atau bertepatan dengan HUT Provinsi NTB. ” Ini murni bentuk apresiasi atas ditetapkan TGKH Zainuddin Abdul Majid sebagai Pahlawan Nasional,”kata ketua panitia penyelenggara, Megawati Lestari dalam jumpa pers Selasa kemarin (7/11).

BACA JUGA :  PNS Kota Tarakan Siap Renang dari Trawangan-Bangsal

Ketua Yayasan Sumbawa Bangkit (YSB), Nurdin Ranggabarani mengatakan, pihaknya sangat mendukung ditetapkannya TGKH Zainuddin Abdul Majid sebagai pahlawan nasional. Apalagi ini gelar pahlawan nasional pertama bagi tokoh-tokoh pejuang NTB. ” Ini bentuk  syukur kita sebagai warga masyarakat NTB dengan ditetapkan beliau (TGKH Zainuddin Abdul Majid,red) sebagai pahlawan nasional,” jelasnya.

Lomba desain poster tersebut beber Nurdin, peran dirinya sebagai masyarakat NTB untuk mensosialisasikan ditetapkannya TGKH Zainuddin Abdul Majid sebagai pahlawan nasional. Diharapkan, dari poster terbaik tersebut nanti akan coba diusulkan kepada kepada pemerintah pusat menjadi poster resmi TGKH Zainuddin Abdul Majid. Dikarenakan, pahlawan nasional biasanya akan dicetak di mata uang, stempel post dan lainnya. ” Nanti dari hasil karya poster terbaik kita usulkan jadi poster resmi beliau kepada pemerintah pusat,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kecamatan Jerowaru Adakan Lomba Mewarnai Tingkat PAUD

Menurutnya, TGKH Zainuddin Abdul Majid menjadi sosok inspirasi bagi masyarakat NTB dan Indonesia. Kiprah dan dedikasinya bagi bangsa sudah diakui secara resmi oleh negara.

Sehingga TGKH Zainuddin Abdul Majid tidak lagi menjadi milik masyarakat NTB, namun sudah menjadi milik masyarakat Indonesia.  Ditegaskan pula, kegiatan ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan aktivitas maupun kepentingan politik apapun. ” Dalam kegiatan ini tidak ada tendensi politik apapun,” imbuh anggota DPRD NTB ini.(yan/*)