Usai Bayi ‘Mengandung’, Kini Kembar Siam

Kembar Siam Lombok
KEMBAR SIAM : Inilah kondisi Muhammad Thalib, bayi yang mengalami kembar siam dan saat ini dirawat di RSUP NTB. (ISTIMEWA RADAR LOMBOK)

MATARAM – Setelah menangani kasus bayi fetus in fetus atau bayi yang mengandung janin beberapa waktu lalu, kini para dokter RSUP NTB kembali disibukkan dengan bayi kembar siam.

Bayi kembar siam tidak sempurna itu masuk RSUP Senin malam (10/4) setelah dirujuk dari RSUD Sumbawa. Bayi berjenis kelamin laki-laki bernama Muhammad Thalib itu merupakan anak dari Fathul Bahri dan Zuriyah. Mereka berasal dari Dusun Genang Genis Desa Kerato Kabupaten Sumbawa. “Keadaan pasien bayi siam itu memiliki dua kepala, dua leher, tiga tangan dan dua kaki dalam satu badan,” ungkap Direktur Utama RSUP NTB, dr Lalu Hamzi Fikri, kemarin (11/4).

[postingan number=5 tag=”bayi”]

Disampaikan, bayi kembar siam tersebut lahir hari Senin (10/4) sekitar pukul 08.42 Wita. Berat badannya sebesar 3,5 kilogram, namun karena kembar siam yang tidak sempurna akhirnya dirujuk ke RSUP NTB untuk mendapatkan tindakan medis. Saat ini, bayi tersebut sedang mendapatkan perawatan intensif di ruangan Neonatal Intensif Care Unit (NICU). Kondisi fisiknya dada dan perut nempel menjadi satu dengan alat kelamin satu.

Hal ini tentunya membuat pihak medis harus lebih mendalami lagi agar jelas langkah yang akan diambilnya. Kedua kepala bayi juga berfungsi normal. Namun, karena alat kelamin satu atau kembar siamnya tidak sempurna tentu sangat sulit untuk dipisahkan. “Soal operasi, masih perlu pengkajian medis secara komprehensif oleh tim dokter,” kata Hamzi.

Secara teori kesehatan, bayi tersebut merupakan bayi kembar monozigot yang gagal melakukan pemisahan dari satu menjadi dua janin. Hal yang bisa dilakukan RSUP saat ini hanya memberikan pelayanan untuk perbaikan keadaan umum (KU) agar kesehatannya tetap terjaga. Direncanakan, Hamzi akan segera mengumpulkan tim dokter yang dimilikinya. Di sanalah bisa diketahui langkah-langkah terbaik yang bisa diambil. “Besok pagi saya kumpulkan tim dokter yang menangani untuk dimintai pendapat secara medis dengan kasus seperti ini,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Naziruddin saat dikonfirmasi via telepon mengakui, jika bayi kembar siam seperti kondisi Muhamamd Thalib itu kasus pertama terjadi di Sumabwa. “Ini kasus pertama kita, orangtuanya sih pakai BPJS sehingga pembiayaan persalinannya dilindungi BPJS,” terangnya.

Nazirudin sendiri belum bisa memastikan penyebab bayi kembar siam itu. Bisa saja pembawaan dari saat ibunya mengandung. “Gak tahu apakah kelainan saat mengandung atau gimana, yang jelas sudah kita rujuk ke RSUP agar bisa ditangani dengan baik,” tandasnya. (zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid