Mawardi Ditemukan Tewas Gantung Diri

Mawardi Ditemukan Tewas Gantung Diri
GANTUNG DIRI: Diduga stress, Mawardi, warga Desa Gelanggang, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, nekat gantung diri, dan ditemukan tewas oleh kakaknya, Kamis (8/3). (IST FOR RADAR LOMBOK)

SELONG—Warga Dusun Gelanggang Timur, Desa Gelanggang, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Kamis (8/3), digemparkan dengan kematian Mawardi, yang ditemukan tewas gantung diri. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar, yang merupakan rumah saudara korban.

Kejadian ini pun kemudian dilaporkan ke Polsek setempat. Dari laporan itu, petugas langsung ke lokasi untuk melakukan Olah Kejadian Perkara  (TKP). Selain itu petugas juga meminta keterangan sejumlah warga, termasuk kakak korban. “Setibanya di lokasi petugas langsung melakukan olah TKP,” kata Kapolres melalui Kasubag Humas, Iptu I Made Tista, Jumat kemarin (9/2).

Kronologis kejadian, sekitar pukul 07.00 Wita, korban sempat dibangunkan oleh saudaranya  bernama Mahdi, untuk sarapan. Namun korban sendiri menolak. Akhirnya kakak korban pun bersama istrinya pergi ke sawah.

Beberapa jam kemudian, kakak korban bersama istrinya pulang dari sawah. Sementara korban sendiri tak kunjung keluar. Dari sanalah kakak korban mulai curiga. Selanjutnya kakak korban berupaya untuk membuka pintu kamar korban. Namun kondisi pintu kamar terkunci dari dalam.

“Akhirnya saksi berupaya melihat korban dari jendela. Korban dilihat dalam kondisi sudah tergantung di plavon kamar dengan menggunakan tali,” sebutnya.

Melihat pemandangan itu, sakak korban sontak shock, melihat adiknya gantung diri. Selanjutnya dia pun berteriak dan meminta bantuan warga sekitar. “Akhirnya warga sekitar datang. Mereka kemudian berupaya membuka pintu dengan cara mencongkelnya. Setelah berhasil dibuka, warga pun langsung menurunkan mayat korban,” terangnya.

Selain itu, didalam kamar tempat korban gantung diri juga ditemukan sepucuk surat wasiat, yang kemungkinan ditulis korban sebelum gantung diri. “Jadi korban meninggal murni gantung diri. Penyebab diduga karena mengalami stres,” lanjut dia.

Selanjutnya pihak keluarga melaporkan kejadian ini ke Polsek setempat. Kemudian petugas ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Tapi pihak keluarga menolak jenazah korban untuk dilakukan otopsi. Mereka sepenuhnya ikhlas, dan menganggap kejadian itu sebagai musibah. “Jenazah korban dimakamkan esok harinya (kemarin, red) di pemakaman umum setempat,” pungkasnya. (lie)