Unram Kaji Tujuan Seminar Rocky Gerung

Prof Bambang Hari Kusumo (DOKUMEN/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Rektor Universitas Mataram (Unram) Prof Bambang Hari Kusumo mengklarifikasi isu penolakan Rocky Gerung sebagai pemateri seminar nasional di lingkungan Unram. Rocky Gerung rencananya akan menjadi narasumber pada Seminar Nasional 24 Tahun Reformasi yang bertajuk ‘Titik Nol Penegakan dan Keadilan’. Selain akan mengundang Rocky Gerung, dalam seminar itu juga akan mengundang Bivitri Susanti, pakar hukum tata negara, dan Widodo Dwi Putro, akademisi Fakultas Hukum Unram yang akan berlangsung pada 16 September 2022 mendatang di Gedung Dome Unram. ‘’Saya belum mengetahui perihal rencana seminar dengan pemateri Rocky Gerung itu. Kita akan cek dulu terkait hal itu,’’ ungkap Prof Bambang kepada Radar Lombok, Rabu (31/8).

Prof Bambang menegaskan, selaku pimpinan tidak pernah tertutup kepada siapapun yang ingin menuangkan pemikirannya kepada mahasiswa. Sebab itu hal yang bagus dan harus diberikan apresiasi. “Pada intinya, setiap akademisi yang ingin menyampaikan pemikiran-pemikiran di kampus tentunya rektor tidak mungkin tidak memberikan izin,” jelasnya.

Baca Juga :  Jangan Khawatir Kehabisan, Stok Tiket Nonton MotoGP Masih Banyak

Menurutnya, sejauh ini pihaknya mengakui bahwa seminar tersebut belum diketahui secara detail. Namun, jika sudah diketahu tentang apa tujuan dari seminar tersebut tentu akan memberikan izin. Walapun demkikan, Unram belum memberikan izin kepada mahasiswa karena belum diketahui jelas apa maksud dari seminar tersebut. ‘’Kita lihat dulu apa tujuannya. Kalau tujuannya untuk membangun bangsa dan negara serta menyampaikan hal-hal positif kita dukung. Namun kalau tujuannya untuk memprovokasi wajar kita tidak berikan ruang,’’ tegasnya.

Dipaparkan lebih jauh, saat ini pihaknya konsen untuk mempersiapkan agar visi dan misi Unram go Internasional dengan berbagai pihak digandeng. ‘’Saat ini kita mimikirkan agar Unram go Internasional,’’ katanya.

Sebelumnya, penolakan terhadap Rocky Gerung itu tak ayal membuat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pengawal Ideologi Bangsa Unram merasa kecewa. Ketua Umum UKM PIB Unram, Adrian Islah Perdana mengaku pihaknya bersama panitia lain sudah mendatangai Wakil Rektor (WR) III Unram dengan tujuan berdialog langsung terkait dengan kegiatan seminar yang akan dilakukan. “Namun ternyata WR III tidak berani mengambil kebijakan dan akhirnya menolak kegiatan yang akan kami lakukan,” cerita Ketua Panitia Acara Seminar Nasional UKM PIB Unram, Naufal Dzulkifli, Selasa (30/8).

Baca Juga :  Pemprov NTB Dapat Kuota 422 Formasi CPNS dan 4.442 PPPK

Dikatakan lebih lanjut pengakuan dari WR III, ada kekhawatiran ada gerakan-gerakan yang menolak kehadiran dari Rocky Gerung, yang mungkin dari oganisasi masyarakat (Ormas) maupun organisasi kepemudaan (OKP). “Padahal saya sudah pastikan untuk Ormas dan OKP sudah dibicarakan. Sekarang tinggal hanya persetujuan dari Unram saja. Namun tetap saja ditolak. Dan yang ditolak itu hanya Rocky Gerung saja,” sesalnya. (adi)

Komentar Anda