Rumah Digasak Maling Saat Ditinggal Salat Idul Adha, Uang Ratusan Juta Raib

OLAH TKP : Tim identifikasi dari Polres Lotim saat melakukan olah TKP di rumah korban.(ist)

SELONG – Rumah Saiful Bahri (44 tahun) warga Dusun Cepak Timur Desa Aikmel Timur Kecamatan Aikmel Lombok Timur digasak maling Selasa (20/7).

Kejadian itu berlangsung ketika korban dan penghuni rumah lainnya pergi melaksanakan Salat Idul Adha. Begitu pulang, korban sontak kaget melihat rumahnya berantakan diacak maling. Kejadian ini menyebabkan uang korban ratusan juta rupiah yang disimpan di rumah raib dibawa pelaku. Korban pun langsung melaporkan ke Polsek setempat.

Kapolsek Aikmel Iptu I Mades Sutama ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa rumah korban yang dimaksud telah dibobol maling ketika pelaksanaan Salat Idul Adha. Dari laporan itu pihaknya langsung ke lokasi untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan para saksi. ”Saat ini masih dalam proses lidik,” jawab Sutama

Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian bermula ketika korban dan keluarga berangkat Salat Idul Adha pukul 06.00 Wita ke Masjid di Bagik Nyaka. Namun sebelum meninggal rumah, korban sama sekali tidak ingat apakah pintu rumahnya telah dikunci atau tidak. ”Setahunya mengunci pintu gerbang namun kunci gembok gerbang digantung di tembok bagian belakang pintu gerbang,” tutur Sutama.

BACA JUGA :  Kantor Wali Kota Mataram Kemalingan Lagi, Laptop Hingga Tabung LPG 3 Kg Hilang

Sepulang Salat Idul Adha, gerbang rumah masih ditemukan tertutup seperti semula. Namun saat akan masuk, korban sudah melihat pintu depan rumahnya dalam kondisi terbuka. Dari sana ia mulai curiga dan langsung masuk untuk mengecek isi rumahnya. Ruangan tengan sudah berantakan diacak- acak pelaku. Termasuk juga lemari kayu tempat korban menyimpan uang, pintunya juga sudah rusak akibat dicongkel.
” Selain itu korba juga menemukan beberapa lembar kertas uang berserakan di lantai tepat di bawah lemari. Setelah dilakukan pengecekan lebih teliti ternyata uang yang tersimpan di dalam tas hilang, termasuk uang yang ditumpuk pada lemari juga hilang,” imbuh Sutama.

BACA JUGA :  Hendak Beraksi, Dua Residivis Maling Motor Dibekuk

Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian ratusan juta. Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan para saksi lanjutnya, pelaku diduga kuat masuk melalui pintu gerbang dengan cara mengambil kunci gembok yang tergantung di tembok bagian belakang pintu gerbang.Selanjutnya masuk ke dalam rumah melalui pintu depan yang kemungkinan lupa dikunci oleh korban. ” Baru setelah itu pelaku masuk ke ruang tengah, mencongkel kedua pintu lemari yang terbuat dari kayu dan mengambil tas dan uang yang tersimpan di lemari. Pelaku keluar melalui pintu depan rumah dengan tidak menutup pintu, memasang kembali gembok gerbang rumah dengan tujuan supaya korban tidak curiga,” tutupnya. (lie)