Rp 10 Miliar Untuk Rumah Nelayan

MATARAM-Pemerintah Kota Mataram berencana membangun 200 Rumah Nelayan bagi para nelayan yang tinggal dipinggiran pantai disekitar Kecamatan Ampenan Kota Mataram khususnya dikawasan Kelurahan Bintaro.

Rencana proyek pembangunan rumah bagi nelayan ini akan dijadikan sebagai Kampung Nelayan Percontohan di Kota Mataram. Dimana oleh Badan Perencanaan Pembangunan Kota Mataram (Bappeda). Pembangunan perumahan bagi nelayan akan direalisasikan pada tahun 2017 mendatang." Rumah yang dibangun menjadi kampung nelayan percontohan Kota Mataram." tegas L.Martawang kemarin.(25/7).

Ia menjelaskan  pembangunan rumah nelayan ini rencanakan dianggarkan satu rumah dengan angaran antara Rp 40 sampai 50 Juta untuk 1 unit rumah. Skema pembiayaan direncanakan akan dilakukan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB dan dari pemerintah pusat. Misalnya Pemerintah Kota yang menyediakan lahan. Sedang suport pembiayaan pembangunan diharapkan peran dari Pemerintah Provinsi dan pusat." Mudahan bisa dimulai tahun 2017." tegasnya.

Dengan adanya rencana ini, pihakna Pemkot sudah memiliki ancang-ancang untuk bisa melaksanakan proyek ini pada tahun 2017 mendatang, misalnya dengan persiapan menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan yang kiranya masih ada lahan yang masih menjadi milik pihak tertentu.

Alasan pemerintah Kota Mataram membangunkan rumah bagi para nelayan untuk melakukan penataan pemukiman dipinggiran pantai. Karena sebagaimana diketahui kondisi rumah para nelayan masih banyak yang jauh dari layak huni yang masih menggunaka bedek. Dengan kondisi rumah yang seperti itu jika diterjang gelombang pasang akan hancur."  Ini dimaksudkan untuk penataan kampung nelayan." tegasnya.

BACA JUGA :  264 Ribu Rumah di NTB Tidak Layak Huni

Belum lagi dengan keberadaan beberapa nelayan yang saat masih dalam posisi konflik seperti yang ada di Pondok Prasi Kelurahan Bintaro. Dimana sebagian dari warga yang berjumla sekitar puluhan Kepala Keluarga terancam akan direlokasi karena ada sengketa. " Mau tidak mau pemerintah harus menyiapkan lahan untuk masyarakat." tegasnya.

Untuk itulah rencana pembangunan kampung nelayan percontohan ini akan dibangun dikawasan Bintaro untuk mempersiapkan tempat tinggal yang layak bagi para nelayan yang belum memiliki tempat tinggal yang layak." Kita butuh anggaran sekitar Rp 10 miliar untuk membangun 200 unit rumah nelayan." paparnya.

Kalau dihitung kata Martawang. Pemkot butuh sekitar kurang lebih dana sebesar Rp 10 miliaran untuk pembangunan 200 unit rumah tersebut.

Kualitas pembangunan rumah tersebut nanti akan disesuaikan dengan standar lingkungan dan tempat tinggal yang sehat misalnya.  rumah yang nyaman dan bersih, lingkungan yang sehat. dengan standar air bersih yang memadai, memilii area pubik bagus dan  tersedia untuk tempat bermain anak-anak nelayan yang tinggal dikampung nelayan ini.

" Keberadaan kampung ini  diharapkan bisa menjadi   penyelesaian terhadap persoalan pemukiman nelayan." harap Martawang.(ami)