Prof Hadi Fadli Siap Menjadikan UIN Mataram Berkelas Asia

Prof Dr H Adi Fadli, M.Ag (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Sebanyak empat bakal calon (balon) guru besar telah mendaftar untuk bertarung dalam pemilihan rektor UIN Mataram periode 2021 – 2025. Empat profesor tersebut siap memajukan UIN Mataram menjadi kampus yang bersaing. Seperti keinginan salah satu balon Rektor UIN Mataram Prof H Adi Fadli.

“Saya maju sebagai bakal calon rektor UIN Mataram supaya kampus yang sama-sama kita banggakan ini lebih maju dan berkembang,” ungkap Prof H Adi Fadli kepada Radar Lombok, kemarin.

Untuk memajukan UIN Mataram menjadi kampus maju dan berdaya saing, dengan visi menjadikan perguruan tinggi Islam yang memiliki reputasi dan pengakuan regional untuk menghasilkan lulusan yang saleh, moderat, cerdas, dan unggul.

Untuk mewujudkan Visi tersebut, Prof Adi Fadli menjabarkannya dalam berbagai Misi yang, diantaranya, memantapkan dan menyelenggarakan sistem tata kelola kampus yang profesional, andal, dan berdaya saing. Kemudian mengantarkan mahasiwa memiliki kekokohan akidah dan kedalaman spiritual, keluhuran akhlak, keluasan ilmu, dan kematangan profesional melalui proses pembelajaran dan keteladan yang baik selanjutnya mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pengkajian dan penelitian ilmiah yang integratif-interkonektif dengan agama.

BACA JUGA :  Proses PPDB Tidak Transparan, Kepsek akan Disanksi

Kemudian mendorong seluruh sivitas akademika UIN Mataram untuk mampu berperan aktif dalam kegiatan ilmiah dan kecendekiawanan pada lingkup nasional dan internasional serta  mengembangkan berbagai fasilitas kampus untuk dapat dilaksanakannya pembelajaran dan iklim akademik yang baik bagi pencapaian kompetensi lulusan yang diakui secara regional.

Prof Adi Fadli mengaku jika terpilih nantinya, maka berbagai program akan dilakukan untuk meningkatkan mutu. Diantaranya, pengembangan manajemen dengan cara meningkatkan resource yang diperlukan untuk perguruan tinggi berkelas
regional Asia, meningkatkan kompetensi profesional tenaga kependidikan melalui studi lanjut dan pelatihan, Mengembangkan sistem manajemen online selanjutnya optimalisasi sumber pendanaan alternatif. Untuk pengembangan dosen dan mahasiswa, pihaknya tentu menambah kuantitas dan meningkatkan kualitas dosen untuk memenuhi rasio dosen dan mahasiswa 1:20 untuk ilmu-ilmu eksak, dan 1:30 untuk ilmu-ilmu sosial.

BACA JUGA :  Syarat Jadi Kepsek Cukup Berat

Kemudian meningkatkan jumlah doktor sampai dengan 50% di akhir periode. Selanjutnya mengguru besarkan dosen yang telah memenuhi syarat kepangkatan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sedangkan untuk mahasiswa, meningkatkan kualitas dan menambah kuantitas mahasiswa untuk memenuhi kuota angka partisipasi kasar nasional dari 34.58 % di tahun 2019 menjadi 50 % pada tahun 2024.

“Saya juga akan mengembangkan sumber-sumber bantuan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi, kemudian memperkokoh forum alumni, serta Membangun komunikasi dialogis dengan mahasiswa untuk pengembangan universitas kalau seandaninya diberikan mandate amanah menjadi rektor UIN Mataram,” pungkasnya. (adi)