Disdik Usulkan Ratusan Tenaga Administrasi Sekolah

CEK: Anggota Sat Reskrim Polres Lombok saat olah TKP pencurian di Gili Trawangan, Jumat (5/4).(IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM—Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram bersiap untuk mengusulkan tambahan ratusan Tenaga Administrasi Sekolah (TAS). Itu karena TAS yang dimiliki sekolah saat ini cukup terbatas. Untuk itu, perlu penambahan agar kinerja di sekolah semakin maksimal.

“Kita nanti usulkan kebutuhannya ke Pemkot Mataram,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Yusuf di Mataram, Jumat kemarin (5/4).
Tenaga administrasi sekolah ini untuk beragam posisi, antara lain untuk tenaga operator, Bendahara, tata usaha (TU) di Sekolah Dasar dan lainnya. Kebutuhan ini diusulkan untuk rekrutmen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “Itu di SD kan tidak ada. Masak harus semuanya diurus oleh kepala sekolahnya,” kata Yusuf.

Baca Juga :  Waspadai Calo Mutasi Guru dan Menjanjikan Lulus PPPK

Kebutuhan untuk tenaga administrasi sekolah ini sudah dipetakan. Masing-masing sekolah mengusulkan kebutuhan tiga orang tenaga administrasi. Untuk jumlah usulannya cukup banyak, karena di Kota Mataram terdapat 146 SD.

“Untuk SMP yang tenaga administrasinya kosong juga kita usulkan. Banyak jadinya usulannya, SMP saja kan 24 terus ditambah 146 SD itu masing-maisng 3 orang. Itu yang kita usulkan untuk tenaga administrasi sekolah. Mereka ini kan sudah ada K2 tapi belum diangkat,” terangnya.
Sementara untuk jumlah guru disebut Yusuf masih mencukupi. Kota Mataram disebutnya belum kekurangan tenaga guru. Karena dinilai sudah tercukupi saat rekrutmen PPPK tahun lalu.
“Kemarin kan 426 kita usulkan (untuk guru) dengan perkiraan yang pensiun juga. Saya tidak tahu berapa yang pensiun tahun ini ya nanti kita usulkan. Masih bisa tercukupi sekarang,” jelasnya.

Baca Juga :  12.845 Pendaftar UTBK-SBMPTN akan Tes di Unram

Sebelumnya usulan untuk rekrutmen ASN untuk guru sudah diajukan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). “Kalau usulannya itu sudah kita serahkan untuk guru,” pungkasnya. (gal)

Komentar Anda