Pondok Pesantren Tahfidzuk Qur’an Dibantu Pemkot

MATARAM – Pembangunan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Daarul ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh pada Senin (16/1) di lokasi pembangunan, Lingkungan Pejarakan Ampenan Kota Mataram. Wali Kota hadir di lokasi pembangunan Pondok Pesantren didampingi sejumlah Kepala SKPD lingkup Kota Mataram, sekaligus memberikan bantuan awal dana sebesar 20 juta rupiah bagi kelanjutan pembangunan lembaga yang akan mendidik anak-anak calon penghafal Al-Qur’an di Kota Mataram.

Dalam sambutannya sebelum meletakkan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Daarul Wafa, Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh menyatakan bahwa dirinya mengajak serta jajaran Pemerintahan Kota Mataram untuk ikut hadir, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Mataram terhadap inisiatif masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang Qur’ani di Kota Mataram. Karena dengan kondisi yang ada saat ini dikatakan Wali Kota, sudah saatnya untuk mulai melakukan perbaikan-perbaikan yang dimulai dari perbaikan moral.

[postingan number=3 tag=”ponpes”]

Daarul Wafa lanjut Wali Kota, memiliki arti tempat menunaikan janji atau amanah. Sehingga memaknai kehadirannya dalam acara peletakan batu pertama Pondok Pesantren yang dibangun untuk mendidik anak-anak calon penghafal Qur’an tersebut agar ikut mendapat berkah dari kemuliaan Al-Qur’an. Karena bagi umat muslim, Al-Qur’an merupakan tuntunan untuk menjalani peran yang diemban dalam kehidupan. “Sepanjang kita istiqomah, Al-Qur’an itulah yang akan menjadi petunjuk jalan”, ujarnya.

Sementara dikatakan Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ust. HM. Mahdi Wahyudi, pembangunan Pondok Pesantren Daarul Wafa akan didirikan di lahan seluas 22 are. Pondok pesantren yang akan dilengkapi dengan lapangan dan fasilitas pelengkap lain tersebut akan memfasilitasi umat muslim Kota Mataram untuk mempelajari Al-Qur’an mulai dari usia dini, mulai dari usia Sekolah Dasar. “Semoga pembangunan bisa maksimal. Harus yakin, karena ini adalah perjuangan untuk mendidik generasi Rabbani”, ucapnya.

Pendirian Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Daarul Wafa ini sendiri disebutkannya berawal dari Rumah Tahfidz yang telah didirikan sebelumnya di depan Masjid Pejarakan Ampenan. Selain itu, Yayasan Tahfidzul Qur’an juga memiliki tempat tersendiri bagi umat muslim Kota Mataram yang berusia 25 tahun ke atas untuk mempelajari Al-Qur’an. Untuk yang telah berusia dewasa, telah didirikan pula Griya Al-Qur’an yang berada di Jalan Adi Sucipto Mataram. (dir)