Pilkada Lobar Dipastikan Sengit

HARUS NETRAL : Pj. Bupati Lombok Barat H. Ilham mengingatkan ASN untuk menjaga netralitas terutama menyambut Pilkada mendatang. Hal itu ia sampaikan di hadapan pegawai Dinas Dikbud Lobar belum lama ini.

GIRI MENANG – Pilkada Lombok Barat dipastikan berlangsung sengit. Dengan kondisi saat ini, peluang semua bakal calon menang merata.

Peta suara baru bisa solid nanti setelah KPU menetapkan calon. “ Sementara masih merata semua. Baru kelihatan kalau sudah jelas siapa berpasangan dengan siapa, lalu siapa mendaftar ke KPU. Kalau sekarang masih cair,” ungkap Iqdam, pengamat politik dari Pemilu Watch.
Sementara itu beberapa lembaga survei merilis hasil surveinya seperti Poltracking Indonesia.

Lembaga ini merilis hasil survei untuk Pilkada Lobar, Kamis (27/6) lalu. Dari sisi popularitas (dikenal) dan akseptabilitas (disukai), Poltracking memotret nama Nauvar Furqoni Farinduan unggul, disusul Hj. Sumiatun dan Hj. Khaeratun
Peneliti Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, mengatakan survei digelar pada 21-25 Juni 2024 dengan menggunakan metode wawancara tatap muka langsung yang menyasar 400 sampel dengan metode penentuan sampel multistage random sampling. Margin of Erorr di angka kurang lebih sekitar 4,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca Juga :  Pengusaha Senggigi Minta Adanya Upgrade Infrastruktur

Masduri menerangkan masih ada cukup waktu bagi figur-figur di Lombok Barat untuk menggenjot populritas dan elektabilitasnya. Bagi figur yang telah ‘kuat’ dari sisi popularitas dan elektabilitas, dia menyarankan untuk terus menjaga momentum positif hingga 27 November.

Baca Juga :  Polisi Amankan Penebang Pohon yang Memakan Korban

Adapun hasilnya untuk tingkat popularitas Farin dengan angka 64,8 persen, sementara akseptabilitasnya 62 persen. Hj. Sumiatun popularitasnya 60,7 persen dan akseptabilitasnya 54 persen. Hj. Khaeratun popularitasnya 60,4 persen, akseptabilitasnya 50,9 persen. H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) popularitasnya 35,5 persen, akseptabilitasnya 32,9 persen. Hj. Nurul Adha popularitasnya 19,3 persen, akseptabilitasnya 18,3 persen.” Dari sisi elektabilitas, Farin masih unggul. Dibuntuti Sumiatun dan Lalu Ahmad Zaini,” tegasnya.(ami)

Komentar Anda