Pasutri Asal Sekotong Ini Kompak Edarkan Sabu

IPTU Faisal Aprihadi (Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Pasangan suami istri (pasutri) asal Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong, R (36) ST (43), ditangkap aparat Polres Lombok Barat setelah ketahuan membawa narkoba jenis sabu.  Dari tangan keduanya polisi menemukan sabu dengan berat bruto 2,4 gram yang disembunyikan di balik BH si perempuan.

Dalam keterangannya, Kasat Narkoba Polres Lombok Barat IPTU Faisal Aprihadi menjelaskan, penangkapan pasutri ini dilakukan pada Selasa (14/9) sore.”Pasutri ini ditangkap diduga sebagai pengedar,” katanya saat ditemui di ruangan kerjanya (15/9).

Penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Atas informasi tersebut tim opsnal Sat Resnarkoba Polres Lobar langsung melakukan pengintaian dan penangkapan. Saat penggeledagan, polisi juga menemukan satu klip kosong yang berisi empat poket sabu.”Saat digeledah oleh Polwan, BB ditaruh di dalam pakaian dalam (BH) sebelah kiri,” tuturnya.

BACA JUGA :  Spesialis STNK Palsu, Warga Rumak Diringkus Polisi

Selain itu juga ditemukan klip plastik beserta pipet yang di runcingkan. Keduanya selanjutnya dibawa ke Mapolres Lobar untuk pemeriksaan lanjutan.” Saat ini pasutri sedang menjalani pemeriksaan urin untuk memastikan sebagai pengguna atau tidak,” tambah Kasat.

Dari hasil interogasi yang sudah dilakukan, barang haram ini diedarkan di wilayah Sekotong dengan sasaran para anak muda dan diedarkan di kawasan galian tambang emas yang ada di kawasan Sekotong.” Sasaran mereka anak muda dan para penambang emas,” jelasnya.

BACA JUGA :  Rebutan PS, Adu Jotos, Kening Wijaya Robek

Pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan, dan melakukan pendalaman untuk mencari tahu adanya sindikat peredaran narkoba, dan juga untuk mencari tahu darimana pasutri ini mendapatkan barang haram tersebut.  Mereka diancam pasal 114 dan 112 UU narkotika dengan ancaman lima sampai 20 tahun penjara.

Kades Buwun Mas, Rochidi, membenarkan keduanya berasal dari Buwun Mas. Tapi dari informasi yang diterima, transaksi dilakukan di luar desa.(ami)