Maling Sapi Tewas Dikeroyok Warga

SELONG—Kasus pencurian sapi yang berujung maut kali ini terjadi di wilayah Dusun Midang, Desa Suradadi, Kecamatan Terara, Rabu dini hari kemarin (14/9) sekitar pukul 03.00 Wita. Peristiwa ini menyebabkan satu dari empat pelaku pencurian yang diketahui bernama Jumiati, warga Sukarara, Sakra Barat, tewas di keroyok warga.

Tidak hanya pelaku yang tewas. Namun pemilik sapi Jumahir juga mengalami luka sobek di sekujur tubuhnya, setelah adu jotos dengan para pelaku. Bahkan warga setempat juga menjadi korban karena ikut menolong pemilik sapi. Pelaku dan korban kemudian di bawa ke RSUD Dr. Soedjono Selong.

Kapolres Lotim melalui Kasubag Humas, Iptu I Made Tista membenarkan kejadian ini. Dari laporan yang diterima, kronologis kejadian saat itu empat pelaku mencoba masuk ke kandang sapi milik korban. Namun gerak-gerik pelaku diketahui korban yang saat itu berada di dalam rumahnya yang tidak jauh dari kandang sapi. Korban pun mengintip para pelaku ini. “Setelah itu pelaku rencananya mau masuk ke dalam kandang melalui pintu depan,” tuturnya.

Tidak mau kecolongan, korban pun langsung keluar dari rumah. Dengan mempesenjatai diri menggunakan parang, korban menunggu di depan kandang. Parang yang dipegang korban langsung dilemparkan kepada para pelaku, namun tidak sampai kena. “Selanjutnya pelaku kabur, kemudian dikejar korban,” lanjutnya.

Tak jauh dari rumahnya, korban berhasil mengejar pelaku. Disana pelaku dan korban saling ada jotos. Tapi pelaku dengan sigap mengeluarkan senjata tajam yang dibawa, kemudian langsung membacok tangan dan kaki korban. “Korban teriak dan minta tolong, sehingga warga sekitar keluar ikut membantu,” kata Tista.

Perkelahian pun tak terhindarkan antara pelaku dan warga yang ikut membantu. Dari beberapa warga yang keluar, tiga orang mengalami luka, dan satu pelaku tewas ditempat. “Pelaku yang tewas karena dikeroyok massa,” sebutnya.

Kasus inipun langsung ditangani Polsek setempat. Kemudian para korban dibawa ke rumah sakit, termasuk mayat pelaku pencurian. “Mayat pelaku berada di rumah sakit Selong sambil menunggu pihak keluarganya,” pungkas Tista. (lie)