Kejurnas, Perbakin NTB Mantapkan Persiapan

PERSIAPAN: Mantapkan persiapan menghadapi Kejurnas menembak di Bali, Perbakin NTB melakukan sejumlah latihan di Lapangan Menembak Saraswati (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga (Cabor) Persatuan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin) NTB telah memantapkan persiapan untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang akan diselenggrakan di Bali tanggal 23-26 Februari mendatang, memperebutkan Piala Walikota Denpasar.

Pelatih Perbakin NTB, Andik Budi Hartono mengatakan, pada Kejurnas itu pihaknya akan menurunkan atlet-atlet NTB yang belum pernah bertanding keluar daerah. “Kita akan padukan antara tim yang belum berangkat ke PON dan tim yang sudah berangkat,” katanya kepada Radar Lombok, Jumat (6/1).

Dikatakan, regenerasi dari atlet menembak mempunyai potensi, sehingga Kejurnas ini sebagai bentuk evaluasi selama latihan, meskipun tanpa target. “Intinya dalam Kejurnas tersebut bukan hanya mencari medali, namun lebih jauh untuk melihat progres latihan yang dilakukan selama ini,” jelasnya.

Pada ajang itu, ada 23 provinsi yang siap mengambil bagian, sehingga momentum itu harus dipersiapkan sebaik-baiknya. Karena semakin banyak kompetisi, maka otomatis jam terbang atlet menembak NTB juga semakin bagus. “Kalau kita lihat progres latihan selama ini, anak-anak cukup bagus dan bisa diandalkan untuk berkompetisi diluar daerah,” ucapnya.

[postingan number=3 tag=”kejurnas”]

Pihaknya tidak akan menurunkan tim PON 2016, karena regenerasi tidak berkembang. “Ini adalah strategi kita memadukan antara tim PON dan tim yang tidak masuk,” jelasnya.

Berapa atlet yang akan diturunkan? Kembali pihaknya menyebut ada sekitar 8 atlet yang sudah disiapkan untuk mengikuti kompetisi tersebut, dengan 5 nomor yang akan diambil. “Rencana kita akan menurunkan 8 atlet di 5 nomor yang akan diikuti,” ulangnya.

Adapun nomor-nomor yang akan diikuti antara lain nomor 10M air pistol man standar, 10M air rifle women, 10M air rifle women team, 10M air rifle man individu, 10M air rifle man team, dan H. 50M riple prone women individu.

Dijelaskan, terkait dengan keikutsertaanya ini tidak lain adalah untuk menambah mental bertanding atlet di setiap even. “Kita tidak mau atlet kita hanya juara di kandang sendiri, sehingga bagaimanapun upaya tetap lakukan dengan mengirim atlet menghadapi even-even di luar,” jelasnya.

Kendala yang dihadapi saat ini di Perbakin NTB, yakni peluru yang tidak ada. Sehingga kalau ada bantuan dari pihak manapun, maka prioritas pertama adalah membeli peluru untuk latihan. (cr-adi)