Imam Besar Mesir Terkesan Terhadap NTB

Imam Besar Mesir Terkesan Terhadap NTB
TERKESAN : Syaikh Ezzat Sayyid, merasa senang dan terkesan dengan semangat ibadah masyarakat NTB. Hal itu disampaikan saat menemui gubernur, Senin kemarin (29/5). (HUMAS PEMPROV FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM – Syaikh Ezzat Sayyid, imam besar dari Mesir merasa terkesan dengan NTB. Bahkan ia merasa senang dan bersyukur dapat berkunjung dan mengimami salat tarawih di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center, NTB.

Imam besar yang telah mengimami salat tarawih di berbagai negara itu merasa nyaman dengan keadaan NTB yang penuh dengan kekhusuan. Apalagi semangat masyarakat melaksanakan ibadah salat tarawih cukup antusias. “Saya salut dengan dan terkesan dengan semangat beribadahnya masyarakat NTB,” ucapnya saat bertemu Gubernur   TGH M Zainul Majdi di Pandapa Gubernur, Senin  kemarin (28/5).

Syaikh kelahiran Mesir, 31 Agustus 1985 ini merupakan alumnus Ilmu Kimia dan Alam Universitas Al-Azhar Kairo Mesir. Ia merupakan qari pertama Mesir yang sukses menyabet lima gelar juara tilawah Alquran tingkat internasional di Bahrain, Irak, Iran dan Libya.

Nama besar dan prestasi yang dimilikinya itulah, menjadi alasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mengundangnya berkunjung ke NTB. Ia diundang untuk mengimami salat tarawih di Masjid Hubbul Wathan selama tiga hari pertama Ramdan dan dijadwalkan kembali pada 10-16 Juni 2017. “Saya  harap kedepan akan lebih banyak siaran-siaran Alquran di NTB,” ucapnya.

Rekaman-rekaman tilawahnya juga diharapkan dapat disiarkan dan disebarkan ke masyarakat luas. Dengan harapan bacaan Alquran lebih banyak bergaung di  NTB karena bacaan Alquran itu merupakan berkah.

Syaikh yang menguasai tilawah Alquran dengan beragam riwayat qiraat  itu menyampaikan, kegiatan Pesona Khazanah Ramadhan di NTB ini, sepanjang sepengetahuannya, merupakan yang pertama di dunia.

Selama ini, ketika diundang ke Uzbekistan, Istambul, Perancis, Inggris dan negara-negara lainnya, ia hanya mengimami salat tarawih. Namun, Pesona Khazanah Ramdhan yang digelar Pemprov NTB ini tidak hanya salat tarawih, tetapi diisi dengan berbagai macam kegiatan dan festival Ramadan. “Kegiatan ini sangat bagus dan patut dicontoh oleh negara-negara lain,” pujinya.

Gubernur   TGH M Zainul Majdi menyampaikan, rasa syukur atas pelaksanaan salat tarawih di Masjid Hubbul Wathan NTB yang begitu meriah. Ini menunjukkan semangat masyarakat NTB melaksanakan ibadah sangat tinggi.

Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada Syaikh Ezzat Sayyid yang selama tiga hari mengimami salat tarawih di masjid kebanggaan masyarakat NTB tersebut. “Setelah di NTB, beliau akan ke Perancis untuk mengimami salat tarawih di sana,” ungkap gubernur saat itu.

Gubernur mengimbau, semangat ibadah masyarakat NTB terus mengalami peningkatan hingga akhir Ramadan. Jangan sampai, taat beribadah juga hanya pada bulan Ramadan saja, namun harus mampu seterusnya.(zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid