Culik Bayi, Perempuan Ini Ditangkap di Bali

PENCULIKAN: Inilah pelaku yang tega menculik keponakannya sendiri lalu dibawa ke Bali.(pelaku Janwari Irwan/Radar Lombok)

SELONG – Polres Lombok Timur berhasil menangkap pelaku penculikan bayi yang terjadi di Desa Toya Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur.

Pelaku penculikan anak ini berinisial Mar warga setempat yang menikah dengan dengan pria asal Bali. Bayi yang diduga diculik ini merupakan keponakan pelaku sendiri. ” Kita tangkap pada hari Minggu ( 28/03) di Denpasar, Bali dan sampai di sini (Polres) hari Selasa (31/3) bersama pelaku “kata Kasat Reskrim Polres Lombok Timur AKP Daniel P Simangunsong.

Kasus ini bermula saat pelaku melahirkan bayi di sebuah klinik bersalin di Bali. Saat itu,suaminya sedang bekerja di Jakarta. Oleh pelaku, bayinya itu diduga dijual. Tidak lama, suaminya pulang dari Jakarta dan menanyakan keberadaan anaknya. Lalu pelaku berdalih jika bayinya itu ada di Lombok bersama neneknya. “Jadi anaknya kandungnya sudah dijual. Ketika suaminya bertanya mana anaknya, dia menjawab kalau ada di Lombok, ” jelasnya.

BACA JUGA :  Suami di Sawah, Istri Indehoi dengan Mantan

Suaminya ini lalu meminta pelaku untuk mengambil anaknya. Setelah tiba di kampungnya di Desa Toya, pelaku bertemu dengan ibu dari bayi yang diculik itu lalu mengajaknya menginap di rumah orangtuanya. Kepada ibu bayi itu yang masih ada hubungan saudara itu, pelaku berdalih kalau bayi laki-laki berusia 5 bulan itu akan dimakan tuselak (Leak) pada malam bulan purnama. Sehingga ia menyarankan agar ibu dan bayi untuk nginap di rumahnya.

Keesokan harinya, pelaku menggendong bayi itu untuk diajak ke pasar. Setelah berhasil dibawa, pelaku malah membawa lari bayi ke Bali dan menunjukkan ke suaminya kalau itu adalah anaknya.
“Setelah anak ini dinyatakan hilang, korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres dan kita langsung melakukan pengejaran, ” kata Daniel.

Saat mendatangi rumah pelaku di Bali, polisi sempat dihalang-halangi. Pelaku bersama keluarga suaminya bersikeras mempertahankan bayi yang diculik itu. “Ketika kita mengambil pelaku dan bayi itu sampai dikepung. Tapi setelah kita jelaskan, kita berhasil mengambil bayi dan pelaku dan langsung membawanya ke Lombok Timur, ” katanya.

BACA JUGA :  Polisi Tangkap Pembuang Bayi Lempenge

Sementara itu, pelaku Mar membantah dirinya melakukan penculikan. Menurutnya, bayi itu hanya dipinjam untuk menunjukkan kepada suaminya. ” Jadi saya tidak pernah menculik, saya hanya pinjam saja,”akunya.

Mar juga membantah menjual bayi yang dilahirkannya. Dia berdalih hanya memberikan ke orang yang membutuhkan dengan ikhlas karena telah membantunya membiayai persalinan. ” Suami saya awalnya tidak mau terhadap bayi ini, makanya saya berikan ke orang lain, “bantahnya.

Saat ini dirinya tidak tahu dimana bayinya yang dilahirkan itu berada. Jikapun ditemukan katanya, dia yakin orang yang merawat anaknya itu tidak mau memberikan. ” Saya juga memberikan dengan ikhlas,”tandasnya.(wan)