Cegah Corona, Polisi Galakkan Penyemprotan Desinfektan

CEGAH WABAH CORONA: Penyemprotan desinfektan oleh Polda NTB dan jajarannya di sepanjang jalan protokol di Kota Mataram.( Dery Harjan/Radar Lombok)
CEGAH WABAH CORONA: Penyemprotan desinfektan oleh Polda NTB dan jajarannya di sepanjang jalan protokol di Kota Mataram.( Dery Harjan/Radar Lombok)

MATARAM– Melonjaknya jumlah pasien positif corona di tingkat nasional  membuat semua lini di NTB siaga.

Upaya pencegahan dengan disinsfeksi atau penyemprotan cairan desinfektan terus digalakkan. Seperti yang dilakukan Tim Satgas Aman Nusa Pencegahan Virus Corona Polda NTB pada  Selasa (31/3) di beberapa lokasi di Kota Mataram. Dalam kegiatan ini ada sekitar seratus personil yang diterjunkan untuk melakukan penyemprotan desinsfektan. Adapun titik-titik dilakukannya penyemprotan yaitu di sepanjang Jalan Langko- Jalan Selaparang. Kemudian dari Jalan Adi Sucipto-Simpang Empat Rembiga, selanjutnya dari  Jalan Majapahit-Jalan Sriwijaya. Dari Jalan Panca Usaha-Jakan Langko, dan dari Jalan Bung Karno-Simpang Tiga Lingkar Pagutan. Selain itu juga penyemprotan dilakukan di rumah pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di Dasan Agung,Kecamatan Selaparang dan  tempat  karantina jamaah tablig di Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Ketua Satgas Aman Nusa Pencegahan Virus Corona Polda NTB, Kombes Pol Sabandi mengatakan kegiatan ini berdasarkan surat telegram Nomor ST/1008/III/KES.7/2020 Tertanggal 27 Maret 2020 yang ditandatangi oleh Wakapolri Komjen Pol Eddy Pramono mewakili Kapolri. Surat telegram ini  dalam rangka  mendukung keselamatan masyarakat sehingga diperlukan gerakan preventif secara massif dan serentak untuk meminimalisasi penyebaran virus corona (Covid-19). “Kegiatan ini dilakukan secara serentak sesuai perintah Kapolri. Jadi hingga Polres jajaran melakukan hal yang sama. Hari ini kita all out melawan penyebaran virus Corona,”ungkapnya.

Upaya penyemprotan ini kata Sabandi memamfaatkan kendaraan Polri seperti kendaraan water canon, mobil pengawalan dan mobil KBR (kimia, bilogi, radioaktif). Ia menegaskan bahwa kegiatannya tidak selesai sampai hari itu saja  tetapi bakal diikuti dengan titik-titik yang berbeda. Dengan digalakkannya penyemprotan desinfektan ini diharapkan dapat mencegah penyebaran virus corona di NTB. Untuk itu masyarakat juga diharapkan dapat memberikan dukungan.  “Kami  melaksanakan penyemprotan masyakarat juga harus mendukung dengan tidak kemana-mana. Lebih baik diam di rumah jika tidak ada keperluan yang penting. Hal ini demi kebaikan bersama ,”ungkapnya.

Sementara itu dari pihak warga sendiri menyambut baik kegiatan penyemprotan tersebut. Seperti  Yanti salah seorang warga Dasan Agung. Dirinya merasa lebih nyaman begitu ada kegiatan penyemprotan yang dilakukan di lingkungannya. “Kalau bisa ini dirutinkan sehingga kita bisa lebih tenang,”ungkapnya. (der)