Calon Ketum PSSI NTB Harus Punya Komitmen Tinggi

TAMPIL : Inilah salah satu tim sepakbola saat menjalani laganya belum lama ini. (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Sejumlah pegiat sepakbola, termasuk pemilik Sekolah Sepak Bola (SSB) di NTB angkat suara terkait kriteria calon Ketua Asprov PSSI NTB. Para bakal calon Ketum Asprov PSSI NTB diharapkan harus memiliki komitmen tinggi dalam pembinaan sepakbola.

“Kami sebagai pegiat sepakbola, calon yang kita inginkan adalah punya komitmen tinggi,” kata Pembina SSB Neo Selaparang, M Jaelan Kamis (17/6).

Dikatakannya, tiga calon yang muncul ke permukaan belakangan ini semuanya bagus. Kendati demikian, calon harus berani dan memiliki komitmen dalam pembinaan, baik dari sisi pembiayaan maupun pelaksanaan kompetisi secara bekelanjutan. Bukan calon yang hanya ingin mamanfatkan federasi untuk kepentingan politik semata.

Tidak hanya itu, calon ketua terpilih nanti merupakan sosok pemimpin itu harus mau memperhatikan masa depan pemain sepakbola yang memiliki prestasi. Artinya, jangan terkesan habis manis sepah dibuang.

BACA JUGA :  Bambang Resmi Pimpin Pengprov PTMSI NTB

“Jangan sampai, ketika pemain itu berprestasi di puji setinggi pangit sebagai hasil binaannya. Tapi ketika pemain itu sudah tidak produktif mereka diabaikan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Komite Pemilihan (KP) Kongres Asprov PSSI NTB, Agus Sukmayadi mengatakan, Pendaftaran calon komite eksekutif sudah dibuka sejak Selasa (15/6). Hingga hari kedua pendaftaran masih belum ada calon yang mendaftar.

“Sampai sekarang belum ada yang mendaftar. Waktu masih panjang, jadi kita tunggu saja,” katanya.

Ada beberapa tahapan pemilihan Komite Eksekutif Asprov PSSI NTB periode 2021-2025. Dimulai dengan pendaftaran calon pada 15-22 Juni. Kemudian pemberitahuan kekurangan dokumen dimulai 21-23 Juni, batas akhir kandidat melengkapi dokumen 24-26 Juni, pengumuman kandidat sementara 28 Juni, pelaksanaan banding kandidat 1-3 Juli, pengumuman hasil banding 5 Juli, dan pemberitahuan kepada anggota atas daftar calon tetap pada 8 Juli.

BACA JUGA :  Peserta Turnamen Futsal Gubernur Cup Menyusut

Selain tahapan, KP juga menetapkan beberapa kriteria kandidat. Yakni berusia minimal 30 tahun pada 18 Juli 2021, memiliki pengalaman selama lima tahun (berturut-turut atau tidak) dalam mengelola sepakbola minimal di level anggota Asprov, aktif di sepakbola yang dibuktikan dengan lembar deklarasi dukungan kandidat dari anggota Asprov.

”Setiap kandidat minimal dapat dukungan dari satu anggota Asprov. Serta setiap anggota Asprov hanya bisa menyerahkan lembar dukungan untuk satu kandidat saja,” tegasnya.

Diketahui, tiga nama figur sudah muncul sebagai calon Ketua Asprov PSSI NTB. Seperti Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi, Bupati Loteng Pathul Bahri, dan Anggota DPR RI Syamsul Lutfi. (rie)