Brimob Edukasi ASN Cara Tangkap Pelaku Kriminal

brimob
LATIHAN: Para personel Brimob ketika menampilkan atraksi menangkap kawanan pembuat onar di Mako Brimob yang berada di Desa Rembitan, Jumat kemarin (19/10). (M. HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA—Ratusan aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Lombok Tengah (Loteng) mengikuti senam pagi di Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Polda NTB yang ada di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut. Ditempat tersebut, para ASN diperkenalkan berbagai macam tugas polisi anggota Brimob.

Usai senam, para ASN dihibur dengan atraksi dari para anggota Brimob yang berusaha melumpuhkan tiga orang pembuat kerusuhan (penjahat, red) yang membawa bom. Baku tembak dipertontonkan di depan para ASN, hingga akhirnya petugas bisa melumpuhkan para pembuat kerusuhan itu. Dimana skenarionya, dari tiga orang pembuat kerusuhan, satu orang dinyatakan tewas setelah baku tembak dengan aparat kepolisian.

BACA JUGA: Pendakian Rinjani Dibuka Tahun 2020

Setelah dilakukan penangkapan kepada tiga orang pelaku, kemudian petugas penjinak bom melakukan peledakan bom yang dibawa oleh pelaku. Dimana sebelum peledakan dilakukan, para ASN diminta untuk menjauh dari lokasi. Suasana latihan itupun disambut antusiasme oleh ratusan ASN yang menonton.

Salah seorang ASN yang sehari-hari bertugas di Protokoler Setda Lombok Tengah, Lalu Rusdi menyampaikan kegembiraannya, karena Bupati Loteng menginisiasi rutinitas senam pagi hari Jumat di Mako Brimob. Dengan begitu pihaknya bisa melihat langsung apa yang menjadi tugas dari para aparat ini.

“Kita juga bisa melihat bagaimana petugas melumpuhkan orang yang membuat masalah, hingga peledakan bom agar tidak ada jatuh korban. Tentu saja kita sangat senang, karena banyak pelajaran yang bisa kita ambil dalam kegiatan kali ini,” ungkap Lalu Rusdi, Jumat kemarin (19/10).

Adanya kegiatan tersebut, dia berharap para ASN Loteng mengetahui tindakan apa yang bisa dilakukan ketika sedang menghadapi situasi tersebut. “Yang jelas agenda ini bisa membuat kami lebih dekat dengan para anggota Brimob, serta mengetahui apa saja yang mereka lakukan. Termasuk kita juga bisa merasakan bagaimana cara menembak yang baik dan benar. Karena di sesi akhir kita juga diberikan kesempatan untuk latihan menembak,” jelasnya.

Sementara Bupati Lombok Tengah (Loteng), Suhaili FT menyaakan pihaknya sengaja mengagendakan senam pagi di Mako Brimob, dengan mengajak seluruh ASN, agar mereka bisa memahami apa saja yang menjadi tugas Brimob. Disatu sisi, agar para ASN juga lebih dekat dengan para personel Brimob. Karena mereka juga salah satu bagian dari masyarakat di Lombok Tengah.

“Kehadiran kita untuk memotivasi masyarakat Lombok Tengah, bahwa Brimob juga salah satu bagian dari keluarga kita. Sehingga perlu kita silaturrahmi dan berkoordinasi, tidak hanya di tatanan instansi Pemda saja. Akan tetapi kehidupan para anggota Brimob juga perlu kita datangi untuk saling mengenal lebih dekat,” jelas Suhaili.

BACA JUGA: Oknum Satpol PP Positif Narkoba

Dengan begitu lanjutnya, antara masyarakat, terutama para ASN bisa besinergi menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Disatu sisi, mereka juga memiliki pengalaman baru seputar keseharian para personel Brimob. “Ini sebagai pembelajaran untuk lebih mengenal para Brimob yang ada di Lombok Tengah,” pungkasnya. (met)