Dua Ekor Sapi Milik Inaq Sudir Diembat Maling

PENCARIAN : Petugas dan warga saat melakukan pencarian dan berhasil menemukan dua ekor sapi yang dicuri, Kamis (18/4). (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Warga Dusun Lendang Tempel Daye Desa Lendang Tempel Kecamatan Batukliang digegerkan dengan hilangnya dua ekor sapi yang dibawa kabur oleh kawanan pencuri. Dua ekor sapi ini diketahui menjadi salah satu aset berharga milik Inaq Sudir warga setempat. Kejadian ini kemudian mengejutkan warga sekitar atas musibah kehilangan hewan ternaknya yang digondol kawan pencuri.

Warga kemudian menghubungi Babinsa Desa Beber yang juga merupakan Babinsa Desa Pemekaran Lendang Tampel Sertu Agus Hartawan. Setelah mendapatkan laporan, ia langsung sigap berusaha melakukan pencarian bersama warga dengan mengikuti segala petunjuk dan arah kemana sapi tersebut dibawa kabur. “Pencurian itu terjadi di tengah malam tadi sekitar pukul 02.00 Wita dini hari, ketika kebanyakan warga sedang terlelap tidur,” ungkap Sertu Agus Hartawan, Kamis (18/4).

Keterangan dari pemilik sapi selaku saksi mata bahwa, kejadian itu bermula saat Inaq Sudir tertidur pulas. Namun seketika itu terbangun saat mendengar suara gonggongan anjing yang membuatnya curiga. Tidak lama setelah itu, ia pun keluar dan melihat tembok kandangnya jebol sudah terbuka dan dua ekor sapi miliknya sudah tidak ada di kandang. “Ketika kabar pencurian tersebut mencuat, kita segera mengambil langkah untuk melakukan pencarian. Dengan koordinasi yang baik antara Babinsa dan warga setempat. Kami langsung mulai menyusun strategi untuk melacak agar segera menemukan dan mengembalikan sapi-sapi yang hilang tersebut kepada pemiliknya,” tambahnya.

Masyarakat dan aparat keamanan setempat memutuskan untuk melakukan penyisiran wilayah sekitar desa, memeriksa setiap kemungkinan tempat persembunyian atau rute pelarian yang mungkin dilalui oleh pencuri.  Selain itu, mereka juga mengumpulkan informasi dari warga setempat yang mungkin memiliki wawasan tentang kejadian tersebut. “Hal itu kita lakukan agar jejak langkah pelarian bisa segera di ketemukan.  Karena sapi-sapi yang dicuri ini bukan hanya sekadar hewan ternak, tetapi juga merupakan aset berharga satu satunya yang dimiliki oleh korban,” tegasnya.

Pencarian dan pelacakan terus dilakukan dari hulu hingga ke hilir. Setelah 30 menit melakukan pencarian, Babinsa bersama BKD, dan masyarakat setempat berhasil menggagalkan aksi pencurian tersebut. Mereka menemukan sapi dalam posisi tanpa tali yang ditinggal oleh kawanan pencuri yang berjarak sekitar 200 meter dari kandangnya, sehingga sapi sapi tersebut bisa diamankan dan dikembalikan kepada pemiliknya. “Semoga dengan kerjasama dan ketekunan, kejadian ini dapat memberikan pelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan keamanan dan pengawasan di wilayah secara terus menerus. Kejadian ini juga mengingatkan semua orang akan pentingnya menjaga kebersamaan dan saling mendukung dalam menghadapi segala tantangan,” tandasnya. (met)

Komentar Anda