Anggaran Pilkades Tuntas Dicairkan

Ilustrasi Pilkades

SELONG—Pencairan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkdes) serempak di Lotim sudah tuntas dilakukan. Dari 53 desa yang akan menyelenggarakan Pilkades di 19 kecamatan, semuanya sudah menerima anggaran tersebut.

Pencairan itu sendiri telah dilakukan sejak awal bulan ini. Proses pencairan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dimana bagi desa yang dinyatakan lengkap berkasnya, pencairan pun langsung dilakukan.

“Dari 53 desa yang melakukan Pilkades serentak, semua sudah dicairkan anggaran Pilkadesnya,” ungkap Kabid Anggaran Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (PPKA) Lotim Hasni, Rabu (30/11).

Dijelaskan, besaran anggaran Pilkades serentak untuk 53 desa mencapai Rp. 1. 563. 719. 450.  Dari 53 desa itu, desa Masbagik dan Pandanwangi  mendapat anggaran Pilkades paling besar jika dibandingkan dengan desa –desa lain. “Pencairan mulai dilakukan sejak bulan lalu. Pencairan dilakukan bagi desa yang dinyatakan sudah lengkap berkasnya,” terang dia.

Dalam hal ini lanjutnya, kewenangan PPKA hanya sebatas mencairkan saja. Disini pihaknya hanya  menunggu rekomendasi dari BPMPD. Jika rekomendasi telah diterima dari BPMPD, baru setelah itu akan diterbitkan perintah pembayaran dana (SP2D) untuk dilakukan pencairan.

Proses pencairan sendiri, angaran tersebut akan ditransfer terlebih dahulu ke rekening Bendahara BPMPD. Baru setelah itu diteruskan ke pihak bank, kemudian dicairkan ke rekening panitia Pilkdaes desa. “Dari BPMPD langsung ditransfer ke rekening panitia desa. Sebelumnya ada dua desa yang belum, tapi saat ini anggaranya sudah tuntas dicairkan,” paparnya.

Diketahui, pelaksanaan Pilkades serempak itu sendiri akan digelar pada Desember ini. Sejauh ini, panitia kabupaten hingga desa terus mematangkan persiapan semua hal yang menyangkut pelaksaaan Pilkades. Baik itu menyangkut calon, kertas suara, kampanye para calon hingga proses peelaksaanaan pemilihan sampai penetapan pemenang.

Sebelumnya, Kepala BPMPD Lotim, H. Syamsuddin mengatakan, BPMPD terus mengawal semua tahapan pelaksanaan Pilkades serempak di 53 desa di Lotim. Pengawasan itu dilakukan dengan melibatkan panitia di tingkat kabupaten yang sudah dibentuk, seperti Kepolisian, TNI, dan unsur lainya.  “Kita akan pantau mulai dari proses awal sampai dengan penetapan pemenang,” kata  Syamsudin.

Dari 53 desa yang akan menyelanggarakan Pilkades serentak, panitia akan secara bergiliran mendatangi setiap desa untuk dipantau, sejauh mana kesiapan pelaksanaan Pilkades-nya. Begitu juga dengan pengamanan, mereka pun telah berkoordinasi dengan Polres Lotim. “Semua jajaran Polres Lotim sudah disiapkan untuk melakukan pengamanan,” terangnya.

Tahapan selanjutnya, kini pihaknya melakukan persiapan untuk melakukan pencetakan kertas  suara, yang sepenuhnya akan diserahkan ke panitia desa. Mereka lah yang akan menentukan seperti apa bentuk kertas suara tersebut.

Setelah itu tahapan selanjutnya yaitu masa kampanye setiap calon Kades. Ini direncanakan akan mulai dilakukan sekitar tanggal 7 Desember mendatang. “Karena tanggal pemilihannya akan dilakukan secara serempak tanggal 14 Desember,”  pungkas Syamsudin. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid