Warga NTB Difasilitasi Beli Tiket MotoGP

RAPAT : Sekda Provinsi NTB, H Lalu Gita Ariadi saat mengikuti ada rapat koordinasi evaluasi tes pramusim MotoGP, Rabu (23/2). (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Pemprov NTB ingin melibatkan masyarakat lokal agar dapat menonton perhelatan akbar event MotoGP.

Hal ini disampaikan Sekda H Lalu Gita Ariadi saat mengikuti ada rapat koordinasi evaluasi tes pramusim MotoGP.  “Kita akan fokus untuk koordinasi dengan kabupaten dan kota, lembaga vertikal, BUMN, komunitas dan seluruh komponen, agar masyarakat lokal juga bisa menonton MotoGP langsung di sirkuit,” katanya di depan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) ) Luhut Binsar Pandjaitan melalui video conference zoom.

Sebagai tuan rumah, keterlibatan penonton lokal ini penting. Sehingga masyarakat NTB dapat melihat langsung event internasional di rumahnya sendiri. “Masyarakat NTB yang berada di luar daerah juga akan diundang untuk segera memesan tiket dan menyaksikan perhelatan MotoGP pada Maret mendatang,” tambahnya.

Menkomarves  Luhut Binsar Pandjaitan berpesan agar Pemprov NTB dan ITDC membuat strategis untuk meningkatkan pembelian tiket MotoGP khusus di NTB. Seperti potongan harga untuk penonton lokal dan melibatkan masyarakat NTB pada saat awal perhelatan MotoGP tanggal 18 Maret 2022 mendatang. “Pak Gubernur, Sekda, ITDC maupun pemda dan dibantu TNI/Polri, harus sinergi untuk segera berkoordinasi mengakomodir penonton di NTB,” pesan Luhut.

Baca Juga :  Kemenkopolhukam Minta Sengketa Lahan KEK Mandalika Segera Dituntaskan

Komandan lapangan KEK Mandalika, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto mengatakan, pengerjaan infrastruktur dan fasilitas pendukung terus dilaksanakan. Begitupun pengerjaan aspal ulang pada tikungan 17 dan 15 yang mengelupas sedang dikerjakam.  “Sebelum pelaksanaan MotoGP, fasilitas pendukung utama akan rampung,” ucapnya.

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Infrastruktur dan Pembangunan, Sadimin menyampaikan, dengan telah dikirim surat kepada semua OPD lingkup Pemprov NTB untuk dapat memfasilitasi masyarakat ber-KTP NTB dalam pembelian tiket MotoGP. “Dipesen secara kolektif minimal 50 tiket,” ujarnya.

Untuk pemesanan tiket MotoGP yang difasilitasi Pemprov NTB paling lambat sampai 14 Maret 2022 mendatang dengan alur pesanan. Yakni, pemesanan dilakukan secara berkelompok/kolektif melalui perangkat daerah dengan syarat usia pemesan tiket MotoGP diatas 12 tahun dengan jumlah pesanan paling sedikit 50 tiket MotoGP dengan mengisi (TDR) Form e-Tiket MotoGP 2022 yang sudah disiapkan dengan melampirkan foto copy KTP pemesan Tiket dan dikirim melalui nomor whatsApp yang sudah disiapkan.

 Setelah pemesanan kolektif/berkelompok disampaikan melalui perwakilan perangkat daerah dengan pengisian TDR, akan dilakukan validasi oleh fasilitator provinsi dan devisi Tiket ITDC (Xplorin) untuk mengecek ketersediaan tiket di Xplorin. “Setelah datanya dinyatakan lengkap dan tiketnya tersedia akan diterbitkan Invois sebagai dasar melakukan pembayaran transfer bank pada rekening yang tertera pada invois,” jelasnya.

Baca Juga :  Balai TNGR Blacklist 53 Pendaki

Selanjutnya dilakukan proses pembayaran melalui transfer bank setelah diterbitkan invois diberi waktu paling lama 40 jam. Jika dalam 40 jam tidak dilakukan transfer maka pembelian tiket secara otomatis akan dibatalkan. Namun, setelah melakukan transfer, maka bukti transfer agar dikirim melalui nomor whatsApp yang sudah disiapkan. “E-tiket akan dikirim ke alamat email yang tertera pada isian form-TDR setelah bukti transfer dan pembayaran diterima oleh fasilitator provinsi,” tambahnya.

Tiket yang dapat dipesan, katanya, sama seperti yang dijual selama ini. Tapi ketika pembelian yang difasilitasi pemprov mendapatkan potongan harga dari harga jual aslinya, mulai potongan harga sampai 10-15 persen. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan tiket yang difasilitasi pemprov harus melalui masing-masing OPD, karena tiket tidak dapat dijual secara individu. “Ndak bisa, karena kami baru dilayani bila pesanannya minimal 101 tiket. Kami bukan jualan tiket, hanya memfasilitasi saja dari pemprov ke masyarakat ber-KTP NTB,” kata Sadimin. (sal)

Komentar Anda