Waduh, Ribuan Pelamar CPNS tak Penuhi Syarat

Ribuan Pelamar CPNS tak Penuhi Syarat
Ribuan Pelamar CPNS tak Penuhi Syarat

MATARAM – Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkup pemerintah daerah (Pemda) se-NTB telah dilaksanakan sejak tanggal 1 Oktober lalu. Hingga saat ini ribuan orang telah mendaftar. Hingga Sabtu lalu (6/10) tercatat sebanyak 18.206 orang resmi mendaftarkan diri baik itu di Pemprov maupun di kabupaten/kota.” Tapi setelah mulai dilakukan verifikasi, ternyata banyak pendaftar yang dianggap tidak memenuhi syarat (TMS),” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB H. Fathurrahman kepada Radar Lombok, Minggu (7/10).

Berdasarkan data yang dimiliki BKD, telah dilakukan verifikasi pendaftar sebanyak 1.486 orang. Namun yang memenuhi syarat (MS) hanya 954 orang saja. Sisanya sebanyak 532 orang dinilai tidak memenuhi syarat (TMS). Banyaknya pendaftar yang dianggap TMS, tentu saja akan bertambah setelah semua data diverifikasi. Hal itu harus menjadi perhatian bagi masyarakat yang belum melakukan pendaftaran. “ Itu jumlah TMS hari kedua verifikasi, saat ini masih dilakukan verifikasi,” kata Fathurrahman.

BACA JUGA: Terkendala Sistem, Pendaftaran CPNS Diperpanjang

BKD Provinsi NTB kurang mengetahui secara pasti alasan para pendaftar dianggap TMS. Mengingat hal itu diputuskan oleh panitia pusat. Namun dirinya menduga bisa saja karena usia pelamar sudah di atas 35 tahun. Masalah banyaknya pendaftar yang dianggap TMS di NTB, akan diketahui secara pasti setelah dilakukan rapat evaluasi. “ Besok Senin (hari ini_red) dirapatkan dengan BKN. Setelah evaluasi, baru kita tahu kenapa TMS,” katanya.

Bagi pendaftar yang TMS, secara otomatis tidak bisa lagi mengikuti seleksi CPNS pada tahap berikutnya.”Yang TMS ini, bisa disebut tidak lulus administrasi,” terang Fathurrahman.

Lebih lanjut disampaikan, untuk pendaftar CPNS di lingkup Pemprov NTB jumlahnya telah mencapai 1.699 orang. Sedangkan jatah yang disediakan sebanyak 433 formasi.

Selanjutnya pendaftar di Pemkot Mataram sebanyak 1.648 orang dengan ketersediaan 262 formasi, di Lombok Barat sudah ada 3.311 orang pendaftar untuk 219 formasi, Lombok Tengah tersedia formasi 481 formasi dengan pendaftar hingga saat ini 1.346 orang.

Berikutnya 1.805 orang pendaftar untuk 225 formasi di Lombok Timur, 890 orang pendaftar untuk 274 formasi di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebanyak 1.315 orang untuk 238 formasi, kemudian 1.653 orang pendaftar untuk 275 formasi di Kabupaten Sumbawa, 1.053 orang pendaftar untuk 229 formasi di Dompu, 3.000 orang pendaftar untuk formasi 352 di Pemkab Bima. Terakhir, sebanyak 486 orang pendaftar untuk 198 formasi di Pemkot Bima. “Jumlah ini akan terus bertambah setiap hari,” ucap Fathurrahman.

Untuk mengantisipasi kekeliruan dalam proses pendaftaran, BKD mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti. Apabila ada kesulitan atau hal yang tidak dipahami, bisa bertanya langsung ke instansi terkait. “ Kita siap layani masyarakat. Silahkan saja datang ke kantor, kita sudah siapkan petugas dan ruangannya juga,” ujarnya.

Kembali Fathurrahman mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak percaya kepada siapapun yang menjanjikan kelulusan. “Jangan mudah percaya. Laporkan saja kepada kami. Jangan sampai ada yang jadi korban. Kasihan masyarakat kalau tertipu,” tutupnya.

BACA JUGA: Pelamar CPNS Hanya Boleh Daftar Satu Formasi

Salah seorang pendaftar CPNS asal Kota Mataram, Serly, mengaku telah mendaftar. Namun pendaftaran secara online saja tidak cukup. “ Beda instansi beda-beda persyaratan. Saya daftar online sudah, yang ngirim ke pos belum,” tutur honorer Diskominfo Pemprov NTB ini.

Berbeda halnya dengan Dini Rahmawati yang sangat ingin menjadi PNS. Dirinya hingga saat ini belum bisa menyelesaikan pendaftaran.”Sangat ribet kita daftar sekarang. Mulai dari syarat-syaratnya,” kata Dini.(zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut