TGB Dinilai Gubernur NTB Terbaik

TGH M Zainul Majdi
TGH M Zainul Majdi (DOK/Radar Lombok)

MATARAM – Politisi partai Golongan Karya (Golkar), H Busrah Hasan yang juga anggota DPRD Provinsi NTB menilai, gubernur  saat ini TGH M Zainul Majdi merupakan pemimpin terbaik yang telah dimiliki NTB.

Menurut Busrah, NTB pernah dipimpin oleh banyak tokoh. Namun, kepemimpinan TGH M Zainul Majdi telah memberikan identitas bagi NTB, “TGB itu diakui atau tidak, adalah gubernur NTB terbaik sampai saat ini,” ujarnya kepada Radar Lombok, Kamis kemarin (17/8).

Dikatakan, dirinya tak bermaksud membela kepemimpinan TGB-Amin ataupun mementahkan pernyataan yang dilontarkan Ketua DPD PDIP NTB  Rachmat Hidayat (RH) yang menyebut pemerintahan saat ini gagal. Namun, Busrah berbicara fakta berdasarkan pengalaman dan pengamatan panjang.

Apalagi, lanjutnya, dirinya sebagai mantan birokrat di NTB telah banyak merasakan kepemimpinan seorang gubernur. “NTB dikenal dunia, pariwisata halal sudah maju. Ini fakta yang tidak bisa dibantah oleh siapapun,” ucapnya.

Selain itu, TGB adalah gubernur yang dianggapnya paling sukses memimpin NTB, Bahkan melebihi gubernur sebelumnya yakni Gatot Suherman yang telah mendongkrak kemajuan NTB dengan perogram Gogo Rancah-nya. Saat itu, Gatot Suherman berhasil menempatkan NTB dari daerah miskin dan kelaparan menjadi gudang beras dan pangan nasional. “Kita tidak abaikan jasa-jasa gubernur sebelumnya juga. Tapi NTB saat ini memang maju. Orang luar daerah saja mengakui itu, masa kita sendiri malah tidak,” katanya.

Kecendrungan orang dari berbagai daerah saat ini berbondong-bondong datang untuk melihat NTB. Bahkan dari mancanegara juga semakin banyak. Mereka datang untuk melihat NTB yang semakin indah dan populer.

Sosok TGB juga dinilai berhasil memberikan identitas kepada NTB yang maju bersatu dan religius. Hal ini sambungnya, penting untuk dicamkan. Sehingga kedepan, NTB akan menjadi pusat peradaban sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. “Kondisi ini kan sudah berhasil diciptakan TGB. Kita pun semestinya bangga terhadap prestasi yang kita raih,” ujarnya.

Terkait tanggapan dan penilaian dari Rachmat Hidayat, Busrah melihat ada aroma yang terlalu tendensius. Dalam berbicara dan memberikan penilaian, seharusnya menjauhi kepentingan-kepentingan politik sesaat. “TGB memang punya beberapa kekurangan, seperti kemiskinan masih jauh dari target. Tapi penurunan angka kemiskinan juga cukup tinggi, itu harus diingat,” katanya.

Busrah menyorot kekurangan TGB dalam hal keseimbangan pembangunan antara Pulau Lombok dan Sumbawa. Hingga saat ini, ketimpangan tersebut masih nyata terlihat. Itulah yang harus dibenahi dan disiasati dengan baik. “TGB juga jangan alergi kalau ada yang mengkritik. Jadikan masukan, jangan dianggap diserang,” tandasnya. (zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid