Tahanan PDP Corona Kabur dari Rusunawa Kayangan Akhirnya Dilumpuhkan

PDP Kabur
DITANGKAP: Tahanan Polres Lotim PDP ditangkap Polres Lotim setelah kabur saat menjalani isolasi di Rusunawa Labuhan Lombok. (ist/radarlombok.co.id)

SELONG – Tim gabungan Polres Lombok Timur (Lotim) akhirnya berhasil meringkus Abdul Gani Rasyid seorang tahanan pasien dalam pemantauan (PDP) warga Paok Lombok Kecamatan Suralaga yang sempat kabur saat menjalani isolasi di Rusunawa Labuan Lombok , Sabtu (8/5). Diringkus di lokasi persembunyian di Desa Tebaban, Kecamatan Suralaga.

Tahanan kasus narkoba ini pun terpaksa diberikan hadiah timah panah karena mencoba melawan petugas saat akan diamankan. Yang bersangkutan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan dan dilakukan penahanan.

Kasatreskrim Polres Lotim AKP Daniel Simangusong ketika dikonfirmasi membenarkan jika tahanan PDP itu telah berhasil diamankan petugas.Lokasi persembunyian diketahui petugas setelah mengerahkan semuan jajaran baik itu dari Polres dan Polsek untuk mencari keberadaanya. Setelah persembunyian diketahui petugas langsung bergegas melakukan pengejaran ,dan menangkapnya.

” Dia berhasil kita tangkap di Tebaban Timur, Desa Tebaban ” ungkap Daniel.

Ketika ditanya apakah tahanan PDP akan kembali diisolasi karena mengingat diduga terpapar Covid-19, Daniel belum bisa memberikan penjelasan lebih jauh. Yang pasti pelaku kembali dijebloskan ke dalam penjara untuk menyelesaikan sisa masa tahananya.

” Nanti kita paparkan lebih jelas ketika jumpa pers ” singkat dia.

Selain lakukan pengejaran, petugas kepolisian bersama dengan tim medis Gugus Tugas Covid 19 Lotim melakukan juga melakukan rapid test terhadap istri tahanan tersebut untuk mengetahui apakah ada indikasi terpapar Corona atau tidak. Rapid test sendiri bertempat di Polsek Suralaga Kamis (7/5)

Diketahui tahanan PDP Corona ini kabur melalui jendela ventilasi di lantai lima Rusunawa. Kaburnya itu diketahui oleh pasien PDP lainya yang satu kamar dengan tahanan ini yang juga menjalani isolasi. Abdul Gani merupakan satu dari 12 orang tahanan Polres Lotim yang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test. (lie)