Rupiah Anjlok, Penjualan Elektronik Normal

Rupiah Anjlok, Penjualan Elektronik Normal
Salah seorang karyawan toko elektronik melayani pembeli yang lagi memilih produk lemari kulkas. (DEVI HANDAYANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Melorotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berdampak besar terhadap harga jual barang-barang elektronik. Mulai dari Tv, kulkas, handphone, laptop dan lainya. Anjloknya nilait ukar rupiah terhadap kurs dolar Amerika Serikat dirasakan langsung oleh pedagang barang elektronik.

“Mulai sepi yang datang membeli,” terang salah seorang pedagang barang elektronik di Ampenan, Ratna, Selasa kemarin (11/9).

BACA JUGA: Bawa Uang Asing Diatas Rp 1 Miliar Kena Denda

Nilai tukar dolar terhadap rupiah yang terus melejit berdampak besar terhadap berbagai barang elektronik, karena sebagian besar merupakan produk impor. Mulai dari handphone, tv, kulkas, serta barang elektronik lainnya. Kenaika dolar terhadap rupiah tersebut menggeret kenaikan harga barang-barang elektronik tersebut diatas 4 persen. Kenaikan harga tersebut berimbas juga terhadap mulai sepinya pembeli. “Masih ada saja yang datang beli, tapi tidak banyak sehari bisa 2-3 orang belanja,” katanya.

Hal senada juga diakui salah seorang penjual hanphone yakni Sandy. Pedagang handphone di jalan Sriwijaya ini mengaku memang ada kenaikan, pasca harga dollar melambung hingga mencapai Rp 15.000. Namun tidak terlalu signifikan, kenaikannya pun tidak banyak hanya sekitar 2 persen. “Iya naik, tidak terlalu banyak kira-kira sekitar 2 persen dari sebelumnya, “ ujarnya.

BACA JUGA: Perusahaan Money Changer tak Terpengaruh Rupiah Anjlok

Ia menambahkan, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar tidak lantas membuat pembeli Hp di tempatnya berkurang. Setiap harinya pembeli normal. “Tetap beli, karena memang banyak yang cari, walupun dollar lagi naik,” pungkasnya. (cr-dev)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut