RGOG Diajak Ramaikan Sirkuit Mandalika

BANTUAN :Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah bersama Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal menerima kedatangan rombongan Road Glide Owners Group (RGOG) di Pendopo Gubernur NTB, Minggu (15/8).

MATARAM – Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah bersama Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal menerima kedatangan rombongan Road Glide Owners Group (RGOG) di Pendopo Gubernur NTB.

Kedatangan RGOG ke NTB itu dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-76, untuk mengisi acara Parade Road Glide Merah Putih dan Bakti Sosial (Baksos) Bakti untuk Negeri di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan membawa 1500 paket sembako dan Rp 20 Juta untuk sumbangan Masjid di Kuta. “Kami dengan hati sangat terbuka menyambut kedatangan sahabat semua dan berterima kasih atas seluruh bantuannya,” sambut Gubernur  NTB yang sering disapa Bung Zul.

Bung Zul mengajak seluruh anggota RGOG untuk dapat berpartisipasi memeriahkan pergelaran MotoGP dan Superbike di sirkuit Mandalika. Mengingat sirkuit Mandalika untuk pengaspalan sudah dirampungkan 100 persen. “Kita baru meyelesaikan sirkuit Mandalika 100 persen dan sekaligus dalam acara ini kami mengundang Panglima dan kawan kawan untuk hadir memeriahkan sirkuit Mandalikaseminggu sebelum acara digelar,”ajaknya. kata Bang Zul.

Sementara Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal yang ditemui wartawan usai menerima mereka di Pendopo Gubernur menjelaskan, komunitas RGOG menggelar kegiatan Parade Road Glide Merah Putih dan Bakti Sosial (Baksos) Bakti untuk Negeri dengan membawa 1500 paket sembako ke Lombok, NTB untuk berempati kepada warga NTB pada masa pandemi Covid-19. Terlebih lagi pada pelaksanaan PPKM, banyak warga yang usahanya jatuh, terutama pelaku wisata. “Komunitas RGOG ini datang ke NTB karena berempati pada masa pandemi apalagi pada era PPKM banyak warga yang usahanya slow down terutama pelaku wisata,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Jaksa Ungkap Mantan Kadistanbun NTB Terlibat Kongkalikong Proyek Pengadaan Benih Jagung

Dijelaskan 1.500 sembako itu awalnya akan dibagi sendiri. Namun karena RGOG faham betul protokol kesehatan, sehingga semua sembako itu dititip melalui pemerintah daerah, Korem 162/WB dan Polda NTB untuk menghindari penularan Covid-19, agar tidak menimbulkan klaster baru. “Kami nanti yang akan menyalurkan semua paket sembako itu, Insya Allah kita akan didistribusikan kepada yang pantas menerimanya,” tandas Iqbal.

Sementara Panglima RGOG H. Yovie M. Santosa yang biasa dipanggil Bang YMS mengatakan anggota RGOG di seluruh Indonesia berjumlah 1.500 orang, awalnya ingin ikut ke NTB. Namun karena di masa pandemi hanya perwakilan saja yang datang. “Jika tidak ditahan semua ingin ikut ke NTB, namun kami batasi hanya 25 orang yang jadi ikut,”

Ke 25 anggota RGOG tentunya sebelum berangkat terlebih dahulu dilengkapi dengan segala dokumen dimasa pandemi, seperti hasil tes Swab VCR dan Kartu Vaksin. “Sebelum berangkat semua harus di Tes Swab dulu dan harus sudah divaksin, kemudian harus tetap menjaga protokol kesehatan. Untuk 1.500 sembako yang kami bawa kami titip melalui pemerintah, Korem, dan Polda NTB untuk dibagi ke Masyarakat, kami yakin mereka lebih faham siapa yang pantas untuk menerimanya,” jelas  Bang YMS.

BACA JUGA :  Warga Masih Abai, Polda Pertegas Sanksi

Head Regional Bali Nusra, Yohanes Setiono  yang biasa dipanggil Bang Jojo mengatakan Bakti Sosial (Baksos) merupakan suatu kegiatan yang biasa digelar RGOG setiap ada even, karena bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-76 mereka menggelar Parade Road Glide Merah Putih yang diisi dengan kegiatan Baksos dan mengangkat tema Baksos Bakti Untuk Negeri.

Dia juga memastikan bahwa semua anggota RGOG yang datang ke NTB semua sudah menjalankan Standar Protokol Kesehatan, dan semua sudah di Swab dan di Vaksin. Selain itu kelengkapan kendaraan sudah pasti lengkap. “Semua Bansos itu kita serahkan melalui pemerintah, Korem dan Polda NTB untuk menghindari kerumunan masyarakat, karena kami sangat taat sama prokes” pungkasnya. (sal)