Program Si Made, Dilakukan Di Desa Pendem

Kasat Lantas AKP Pratiwi Noviani bersama sejumlah anggota sedang memeriksa hasil tes pembuatan SIM dalam program si Made kemarin

PRAYA-Program Sim Masuk Desa (Si Made), merupakan program Kasat Lantas Polres Lombok Tengah (Loteng). Program ini dilaksanakan guna memberikan pelayanan maksimal, bagi masyarakat yang belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM).

Hari Jum’at kemarin (03/03) pelaksanaan Si Made di pokuskan di Desa Pendem Kecamatan Janapria Loteng. Dalam program ini, terdapat 367 pemohon atau masyarakat yang ingin dibuatkan SIM, sebagai salah satu persyaratan, mengendara.

Kasat Lantas Polres Loteng, AKP Pratiwi Noviani mengatakan, program Si Made atau sim masuk desa, di tahun ini merupakan yang ke 2 kali, setelah sebelumnya pernah melaksanakan yang sama di Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat Loteng, bulan lalu.

[postingan number=3 tag=”loteng”]

“Kita sudah melakukan hal yang sama, di Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat,” katanya di sela sela sosialisasi program.

Program Si Made ini lanjutnya, merupakan salah satu langkah untuk menekan angka pelanggaran bagi pengguna jalan. Sebab selama ini dari beberapa gelar razia yang dilakukan, masih banyak para pengendara yang terjaring, belum memiliki SIM.

Sehingga hal inilah, merupakan salah satu penyebab program Si Made ini dilakukan. “Dalam beberapa operasi, pengendara masih banyak yang belum memiliki SIM, makanya kita harapkan melalui program ini, pengendara bisa memiliki SIM,” sebutnya.

Untuk Si Made di Desa Pendem Kecamatan Janapria Loteng, jumlah pendaftar sebanyak 367 orang, selanjutnya yang dinyatakan lulus ujian praktik, untuk pemohon sim A sebanyak 3 orang, selanjutnya sim C 7 orang.

Dalam acara ini juga lanjut Pratiwi, dirangkaikan dengan kegiatan giat Begibung bersama Kabtibmas, Kapolres, selanjutnya samsat keliling. (cr- ap)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid