Professor Selandia Baru Tertarik Kembangkan Sapi Sumbawa

TERNAK SAPI: Tampak salah satu kandang kolektif milik para peternak sapi di Pulau Sumbawa (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Guru Besar Massey University New Zealand (Selandia Baru), Prof. Steve Morris mengaku Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah pengembangan peternakan sapi. Terlebih Provinsi NTB dikenal sebagai daerah dengan populasi sapi cukup besar di Indonesia.

“NTB memiliki potensi besar mengembangkan sapi. Hanya saja sekarang ini masih ada tantangan besar untuk dipasarkan keluar daerah,” kata Prof. Steve Morris saat menyampaikan orasi ilmiah di hadapan civitas akademika Universitas Mataram, Senin kemarin (3/10).

Guru besar peternakan sapi dari Massey University Selandia Baru ini mendapatkan gelar adjunct professor dari Universitas Mataram (Unram). Selain Prof. Steve Morris, Rektor Universitas Mataram, Prof. H.Sunarpi juga menganugerahi gelar adjunct professor kepada Julian Heyes yang juga dari Massey University New Zealand (Selandia Baru) dalam sidang senat terbuka Unram, yang juga rangkaian dari dies natalies Unram yang ke-54 pada tanggal 2 Oktober.

Prof. Steve Morris menilai Provinsi NTB dalam menghadirkan merk sapi Sumbawa di pasar nasional maupun pasar internasional masih menemui kendala cukup besar. Dimana untuk memasarkan ternak sapi Sumbawa dan NTB pada umumnya masih kesulitan, seperti ke Jakarta maupun ke Singapura.

Menurut Steve Morris, brand untuk menjual merk sapi Sumbawa ke pasar internasional sebenarnya memiliki peluang besar, hanya saja butuh sentuhan dan kerja keras dalam memenuhi ketentuan standar bagi konsumen di berbagai negara tersebut. Seperti halnya saat sekarang ini jika menyebut sapi New Zealand (Selandia Baru), maka konsumen akan langsung mengetahui kualitas yang dihadirkan sapi Selandia Baru.

Masyarakat dunia kata Morries sudah mengenal jiika Selandia Baru sebagai restoran dunia, karena mampu menyuplai merk produk terpercaya dengan kualitas dan bahan pangan alam yang bisa memenuhi harapan dan kepuasan pelanggan di dunia. “Saya sangat tertarik dan bersemangat menjawab tantangan untuk meningtkan kualitas merk sapi Sumbawa,” ujar Prof. Morries. (luk)