Polda Dalami Laporan Terhadap Youtuber Yudi

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto (DERY HARJAN/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Polda NTB masih mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap perempuan yang dilakukan oleh Youtuber Lombok Tengah Yudi Anggata.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti laporan yang masuk ke Polda NTB terkait Yudi Anggata itu. “Prinsip dari kita kepolisian pasti akan melakukan penyelidikan dengan mengklarifikasi  terhadap yang bersangkutan. Apa maksud dia membuat pernyataan seperti itu. Dari sana nanti dapat dilihat apakah itu memenuhi unsur pidana atau tidak,” ungkap Artanto, Senin (12/4).

Menurutnya, jika memang memenuhi unsur pidana, maka tentu penanganannya akan ditingkatkan ke tahap selanjutnya. Terkait apakah terlapor sudah diklarifikasi atau tidak, Artanto mengaku belum mengetahuinya secara pasti. “Saya perlu konfirmasi dulu ke Krimsus yang menangani. Sejauh ini saya belum dapat laporan,” ujar perwira melati tiga tersebut.

BACA JUGA :  Curi Meteran Listrik, Pecatan Polisi Ditangkap

Yudi, pria yang viral karena menikah dengan maskawin sandal jepit itu diadukan oleh beberapa LSM ke Polda NTB, Kamis (25/3) karena diduga menghina kaum perempuan. Beberapa LSM yang mengadukannya yaitu Relawan Sahabat Anak (RSA), Lembaga Advokasi Rakyat untuk Demokrasi (LARD), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Yayasan Tunas Alam Indonesia (Santai), Solidaritas Perempuan (SP), Yayasan Disabilitas Berkarya (ASKARA), LBH Apik, Lembaga Perlindungan Anak NTB, FORMAPI, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), BKBH Fakultas Hukum Universitas Mataram, Yayasan Galang Anak Semesta (GAGAS) dan PBH Mangandar. Ada juga dari LPA Kota Mataram, Sekumpulan Solusi Anak Bangsa, INSPIRASI, LBH Pelangi, LBH Kawal Keadilan NTB, PKBI, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), RPPA Kota Mataram, FITRA NTB, LBH Parewa, Laskar NTB, Posbakum Pimpinan Wilayah Aisyiyah, Somasi NTB, GPAN, Endri’s Foundation, KASTA, JALUR dan LPA Dompu.

BACA JUGA :  Baiq Nuril Maknun Divonis Bebas

Yudi Anggata sendiri, di akun TikTok @yudianggatableer pada 17 Maret 2021 mengunggah video kontroversi. Dalam video itu, Yudi berbicara dalam Bahasa Sasak. “Nine nane lueqan rawat mue, laguq bawaq wah berek. Ambun acan, bais malik. Inaq gamak, coba bawaqm pade pe-glowing sekali (Perempuan sekarang kebanyakan rawat muka, tapi bagian bawah (alat vital) sudah busuk. Baunya kayak terasi, busuk lagi. Coba bagian bawah kalian glowingin sekali),” katanya. (der)