Pesan Ganja Online, Pemuda Sekarbela Ini Diamankan Polisi

Satresnarkoba Polresta Mataram mengecek paket diduga ganja yang dipesan pemuda asal Sekarbela, Rabu (23/2/2022). (IST/POLRESTA MATARAM)

MATARAM–Niat untuk menjadikan obat, seorang pria di Mataram nekat memesan narkotika jenis ganja melalui online. Akhirnya pria bernama RM, 31 tahun di lingkungan Pande, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram tersebut diamankan Resnarkoba Polresta Mataram, Rabu, (23/2/2022).

Keterangan tersebut disampaikan Kasat Narkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Porusa Utama SE usai melakukan pengamanan terhadap terduga.

Kasat menjelaskan bahwa terungkapnya kasus ini berawal dari informasi dari masyarakat bahwa ada narkotika terkirim lewat salah satu jasa pengiriman.

Atas informasi tersebut Kasat memerintahkan tim opsnal untuk melakukan penyelidikan atas informasi itu.

Baca Juga :  Isu Jemput Paksa Jenazah Ulama Asal Sekarbela di RSUD Dipastikan Tidak Benar

Setelah mendapat kejelasan, tim opsnal dengan disaksikan petugas lingkungan setempat melakukan penangkapan terhadap terduga selaku pemilik paket tersebut di rumahnya di Lingkungan Pande.

Dari hasil penggeledahan paket tersebut, ditemukan satu klip plastik berisikan daun ganja seberat 4,96 gram, yang selanjutnya diamankan bersama barang lainnya berupa kertas rokok serta alat komunikasi.

“Barang tersebut dijadikan sebagai barang bukti atas tindakan terduga, dan saat ini terduga dan BB telah diamankan di Mapolresta Mataram,” jelas Yogi dalam rilisnya.

Baca Juga :  Pemuda Sekarbela yang Hanyut Saat Cari Ikan Ditemukan Tak Bernyawa

Menurut keterangan singkat terduga bahwa ganja tersebut dipesan oleh tersangka untuk digunakan sebagai obat.
Dan terduga mengakui bahwa dirinya memesan lewat online dan mengetehui info ganja tersebut melalui media sosial.

“Terduga ini melihat info di medsos ada yang jual ganja, oleh karena berniat untuk digunakan sebagai obat terduga memesan dengan cara online,” jelas Yogi.

Sebagai pasal sangkaan terduka dejerat pasal 114, 112 dan 127 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling sedikit 7 tahun penjara. (RL)

Komentar Anda