Penyidik Pastikan Danu Tewas Gantung Diri

IPTU Redho Rizky Pratama (M Haeruddin/Radar Lombok)

PRAYAPenyidik Satreskrim Polres Lombok Tengah memastikan Danu Ardiyanto, 22 tahun, warga Desa Bunut Baok Kecamatan Praya, yang ditemukan tewas gantung diri di Dusun Karang Kesambik Desa Menemeng Kecamatan Pringgarata murni gantung diri. Meski beberapa waktu lalu pihak keluarga korban mendatangi Polres Lombok Tengah untuk meminta kejelasan kasus itu. Penyidik sudah menyampaikan bagaimana kondisi dan ciri-ciri korban hingga disimpulkan gantung diri. Pihak keluarga juga saat itu diklaim sudah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus itu ke aparat penegak hukum (APH).

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, IPTU Redho Rizky Pratama menyatakan, sebelumnya petugas sudah melakukan pemeriksaa. Hasil pemeriksaan itu sudah disampaikan kepada keluarga korban. Di mana tanda-tanda bunuh diri itu di antaranya mengeluarkan lidah, mengeluarkan air seni, hingga mengeluarkan kotoran dari dubur. “Termasuk jeratan talinya juga sudah kita sesuaikan, termasuk kita sudah lakukan pemeriksaan lainnya, kita sudah memberikan pemahaman kepada keluarga korban dan sejauh ini kita belum ada permintaan otopsi dari pihak keluarga,” ungkap IPTU Redho Rizky Pratama, Selasa (3/1).

Baca Juga :  Pembangunan Tahap Awal Dam Mujur Ditarget 2024

Setelah penyidik memberikan penjelasan kepada pihak keluarga, pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya penanganan permasalahan tersebut kepada APH. Terlebih pihak dokter juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan dari keterangan dokter sesuai dengan hasil atau sesuai dengan ciri-ciri orang gantung diri. “Jadi sebelumnya pihak keluarga datang bukan untuk meminta otopsi tapi meminta penjelasan dan memberikan sepenuhnya penanganannya ke kepolisian. Kita sudah jelaskan juga bahwa kita sudah melakukan pemeriksaan ke dokter yang memeriksa dan dijelaskan bahwa ciri-ciri yang ada di tubuh korban identik dengan bunuh diri dan tidak ada tanda-tanda kekerasan sama sekali,” terangnya.

Redho menegaskan, kalaupun ada luka lebam dari keterangan dokter bahwa itu lebam mayat dan bukan memar. Kalaupun dari keterangan keluarga korban ada perbedaan tulisan antara surat yang ditinggalkan dengan tulisan asli korban, maka penyidik akan mencoba melakukan pendalaman mengingat dari ciri-ciri korban tidak ada tanda-tanda kekerasan. “Kalau ada perkembangan maka nanti pasti akan kita infokan, kalaupun nantinya kita temukan tanda-tanda yang mengarah atau yang janggal maka pasti kita infokan meski belum ada kita temukan,” tambahnya.

Baca Juga :  Dugaan Penyelewengan Dana Desa Gemel Dilaporkan ke Jaksa

Disampaikan juga bahwa saat kejadian korban berdua dengan pacarnya. Dari keterangan pacar korban, bahwa korban ini orangnya emosian atau cemburuan dan antara korban dan pacar sering bertengkar. “Informasinya juga jika pacarnya (pacar korban, red) mendapatkan beasiswa kuliah di luar. Dari keterangan pacar korban jika korban tidak menerima,” terangnya.

Seperti diketahui Danu Ardiyanto, seorang mahasiswa ditemukan tewas gantung diri di Dusun Karang Kesambik Desa Menemeng Kecamatan Pringgarata pada Minggu, 18 Desember 2022 lalu, sekitar pukul 07.30 Wita. (met)

Komentar Anda