PASI NTB Akui Minim Regenerasi Atlet

PASI NTB Akui Minim Regenerasi Atlet
MISKIN GENERASI: Atlet putrid NTB hingga kini miskin proses regenerasi karena banyak yang pensiun. (DOK/ RADAR LOMBOK)

MATARAM – Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) NTB mengakui minimnya regenerasi atlet. Ini terjadi terutama untuk atlet putri. Padahal sebelumnya atlet putri pernah menjadi andalan NTB sepert Supiyati dan Maryati.

Ketua PASI NTB, H. Suhaimi mengatakan, pihaknya mengakui bahwa minimnya regenarasi atlet putri. Berneda dengan atlet putra yang sudah banyak regenerasinya.

“Kita memang kesulitan untuk atlet-atlet putri tapi kalau putra ada cikal bakal yang akan melanjutkan prestasi seniornya,’’ katanya kepada Radar Lombok, Rabu (25/10).

BACA JUGA :  LSN Segera Bergulir

Dengan kondisi kekurangan atlet putrid, pihaknya akan berkomuikasi dengan pengurus Pemprov PASI DKI Jakarta. Ini karena disana ada atlet asal NTB seperti Nurul di nomor 400 meter gawang dan Yulianti peraih medali di Pomnas nomor 100 meter putri yang kebetulan membela DKI Jakarta.

‘’Kita akan komunikasikan nanti terkait dengan status atlet kita asal NTB yang membela daerah lain di ajang Pomnas kemarin,’’ ujarnya.

Bukan hanya itu, langkah konkrit yang dilakukan oleh PASI NTB yakni memantau langsung Kejuaraan Mayung Bulaeng. ‘’Itu langkah kami untuk melihat langsung potensi atlet-atlet yang dibina oleh pemilik klub maupun pengcab PASI kabupaten/kota di NTB,” ucapnya. (cr-adi)