Operasi Patuh, Polisi Panen Tilang

Operasi Patuh
INTROGASI: Anggota Satlantas Polrres Lombok Tengah saat mengintrogasi salah satu pengendara pada operasi gatarin 2017, kemarin. (SAPARUDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA-Operasi Patuh Gatarin 2017 seluruh Indonesia dimulai terhitung tanggal 9 Mei kemarin. Tak terkecuali Satlantas Polres Lombok Tengah.

Hari pertama kemarin, polisi berhasil menilang 76 pengendara sepeda motor. Kasat Lantas Polres Loteng, AKP Pratiwi Nopiani mengatakan jumlah tilang yang dikeluarkan oleh polres sebanyak 76. Dari jumlah tersebut masing-masing untuk pelanggaran SIM 18 orang, yang tidak memiliki STNK 42 orang, dan 16 penggendara motor lainnya. “Di hari pertama operasi gatarin ini, kami sudah mengeluarkan tilang sebanyak 76 buah,” katanya, Selasa (9/5).

Operasi gatarin lanjutnya,  ini merupakan program polri se Indonesia, di mana operasi ini dimulai dari tanggal 9 hingga 22 Mei mendatang. Selanjutnya titik-titik operasi tidak tentu, dan ini selama 24 jam terkadang dilaksanakan 3 hingga 5 kali. “Untuk hari pertama, kami sudah melakukan operasi gatarin di Jalan H Agus Salim Praya dan di sejumlah titik lainnya,” bebernya.

Sedangkan tujuan dari operasi gatarin ini adalah guna memberikan kesadaran terhadap masyarakat akan aturan berlalu lintas. Seperti harus memakai helm, memiliki SIM, sepeda motor memakai spion, memiliki STNK dan yang lainnya. “Jadi kelangkapan itu, akan kembali kepada keselamatan pengendara, makanya Polri intens melakukan operasi,” ujarnya.

Pratiwi menambahkan, dalam operasi ini sebenarnya tidak melibatkan aparat Polri saja, tetapi gabungan. Seperti Provos TNI, Polri, provos briomob, Perhubugan dan Pol PP. (cr-ap)