Operasi Pasar Gula Untuk Pedagang, Warga Protes

MATARAM-Warga memprotes kegiatan Operasi Pasar (OP) khusus gula oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mataram bekerjasama dengan Disperindag NTB dan PPI. Penyebabnya, OP ini digelar untuk para pedagang, bukan untuk warga secara umum.

Di pasar Pagesangan kemarin misalnya. Warga yang bukan pedagang dan ingin membeli gula tidak dilayani pihak penyelenggara. OP ini memang dihajatkan untuk para pedagang.” Kalu kita beli di pedagang sama saja akan dijual dengan harga mahal,” ungkap Sri, salah seorang warga.

Sri menganggap OP ini hanya akan menguntungkan para pedagang, meski sudah ditetapkan ketentuan harga jual yakni Rp 13.500 per kilogram. Ketentuan harga ini pasti tidak akan dipakai oleh pedagang. Di tengah masyarakat, sudah pasti gula akan dijual antara Rp 16 ribu sampai Rp 18 ribu per kilogram.

OP gula akan dilaksanakan selama 30 hari di empat pasar masing-masing pasar Mandalika, pasar Kebon Roek, pasar Pagesangan dan Cakranegara. Jumlah gula yang disediakan mencapai 92 ton.

Kepala Dinas Koperindag Kota Mataram Wartan menyampaikan, OP diperuntukkan bagi para pedagang untuk menekan harga gula yang saat ini melambung tinggi.(ami)

BACA JUGA :  Operasi Pasar untuk Pedagang Dikritik