Objek Wisata Loteng Masih Ditutup Sampai Akhir Pekan

DITUTUP: Tempat wisata di Lombok Tengah masih ditutup pada akhir pekan ini. (IST/RADARLOMBOK)

PRAYA–Seluruh objek wisata yang ada di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), NTB ditutup pada Lebaran Topat, Kamis (20/5) lalu. Penutupan ini pun akan kembali diperpanjang pada akhir pekan, 22-23 Mei 2021.

Penutupan ini dirasa perlu dilakukan, karena warga yang tak bisa berlibur ke pantai saat Lebaran Topat, diyakini akan pergi ke pantai pada akhir pekan, sehingga berpotensi terjadi kerumunan masyarakat dan berpotensi pula terjadi penyebaran covid-19.

Kapolres Loteg AKBP Esty Setyo Nugroho menegaskan, pihaknya bersama aparat gabungan TNI/Polri, Satpol PP, Dishub dan BKD akan terus melakukan pemantauan terhadap objek wisata atau pusat keramaian masyarakat. “Tempat-tempat tongkrongan anak-anak muda pinggir jalan juga akan kami pantau, apakah menjalankan protokol kesehatan atau tidak,” tandas Kapolres Esty.

Baca Juga :  Belum Serahkan LHKPN, 46 Pejabat di Loteng Terancam Sanksi

Ditambahkannya, penutupan objek wisata ini juga untuk menjalankan maklumat bersama yang disepakati Bupati Lombok Tengah, Dandim 1620/Loteng serta Kapolres Lombok Tengah. Penutupan tersebut, kata dia dilakukan utnuk mencegah penyebaran covid-19 di daerah Tatas Tuhu Trasna (Tastura) yang masih tinggi. Di mana Loteng saat ini masuk dalam kategori zona orange.

Seperti diketahui, per 21 Mei 2021 masih terdapat 48 kasus positif covid-19, 784 sembuh, 69 meninggal, 19 suspek dan 102 kontak erat. Karena itu, Kapolres mengimbau dan meminta seluruh lapisan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan covid-19, seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan massa.

Baca Juga :  Dikbud Loteng Tidak Gubris Imbauan Menpan

Kapolres kembali menegaskan agar masyarakat tidak berbondong-bondong ke tempat wisata pada akhir pekan, karena penyekatan akses menuju objek wisata akan tetap diberlakukan. “Kecuali kepada masyarakat yang memiliki kebutuhan lain, bisa tetap melewati pos pam penyekatan, tetapi akan menjalani swab antigen,” pungkas Kapolres. (zul)