Ngebut, Jatuh, Warga Polandia Tewas

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Ladang
ILUSTRASI TEWAS

PRAYA-Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kembali menelan korban di wilayah hukum Polres Lombok Tengah.

Kejadian kali ini menimpa warga negara asing (WNA) asal Polandia bernama Kanil Kaminski, 35 tahun. Lakalantas yang menewaskan Kanil Kaminski tersebut terjadi pada Senin dini hari (24/7) sekitar pukul 03.30 Wita di jalan Bypass Loang Serang Dusun Sekar Kuning Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah. Kejadian tersebut bermula pada saat korban datang dari arah  utara menuju ke selatan dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat DR 3027 TF.

Namun, korban saat itu diduga mengendarai sepeda motor seorang diri dengan berkecepatan tinggi sehingga korban tidak bisa mengontrol kendaraanya dan terjatuh sehingga terpental sejauh sepuluh meter dari tempat kejadian. Karena luka parah yang diderita korban dengan mengeluarkan darah yang cukup banyak sehingga korban tewas di tempat kejadian.

Kapolsek Kuta IPTU Akmal Nopiani ketika dikomfirmasi membenarkan adanya kejadian lakalantas yang menelan korban jiwa warga asing tersebut. Disampaikanya, setelah mendapatkan informasi pihaknya langsung ke tempat kejadian dan membawa korban ke RSUD Praya. “Kita juga sudah melakukan identifikasi korban dan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Lombok Tengah,” ungkapnya  kemarin (24/7).

Disampaikan juga, anggotanya sudah memeriksa teman korban yang saat itu beriringan dengan korban. Teman korban mengetahui secara pasti kejadian tersebut. ‘’Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap teman korban yakni Michal, 34 tahun karena pada saat terjadi laka tunggal tersebut saksi membawa R2 dengan beriringan dan posisi korban di belakangnya,” tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan, saksi mengakui mendengar suara hempasan motor dari korban. Mendengar itu kemudian saksi berhenti  dan melihat korban sudah tergeletak di jalan. “Melihat temanya jatuh saksi berhenti  untuk membantu korban. Saat itu korban dalam posisi terlentang dan helm terlempar karena tidak terpasang,” lanjutnya.

Korban kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Praya untuk menunggu tindak lanjut dari keluarga korban. “Untuk sementara jenazah korban masih di rumah sakit karena saksi belum bisa menghubungi keluarga korban di Polandia,’’ pungkasnya. (cr-met)