Lotim Masih Menjadi Zona Merah Kasus Covid-19

Covid-19
Update data kasus Covid-19 di NTB per Jumat 27 Maret.

MATARAM – Kepala BPBD Provinsi NTB selaku Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Ahsanul Khalik menyampaikan data peta waspada Covid 19 yang diterbitkan Pemprov NTB per 26 Merat 2020.┬áBerdasarkan data tersebut, Kabupaten Lombok Timur mesih menjadi daerah dengan kasus Corona terbanyak dari 10 kabupaten kota di NTB. Dimana wilayah Lotim terarsir warna merah dengan dua warga positif virus Corona, 4 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 79 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Sementara kabupaten kota lainnya, masih terarsir warna biru dengan status belum ada warga yang positif Corona, yakni Kota Mataram ada 11 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 69 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Kemudian Kabupaten Lombok Barat, ada satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 23 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sedangkan, Kabupaten Lombok Utara, ada satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 77 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Kabupaten Lombok Tengah, tidak ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP), tetapi masih ada Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 11 orang.

Selanjutnya, Kabupaten Sumbawa Barat, ada satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 36 Orang Dalam Pemantauan (ODP), kemudian Kabupaten Sumbawa, ada 4 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 12 Orang Dalam Pemantauan (ODP), Kabupaten Dompu, tidak ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP), tetapi masih ada Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 29 orang. Hal yang sama juga di Kabupaten Bima, tidak ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP), tetapi masih ada Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 63 orang dan Kota Bima, tidak ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tetapi masih ada Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 31 orang. Sementara untuk Warga Negara Asing (WNA), masih ada Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 2 orang, namun sudah tidak ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Sementara, Kepala Kapala Dinkes Provinsi NTB Nurhandini Eka Dewi menyampaikan, perkembangan kondisi kedua penderita Covid-19 yang masih menjalani perawatan intensif di ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB yang sudah beranggur membaik. “Penderita semakin membaik, dengan hasil pemeriksaan suhu normal dan tetap di Isolasi,”ungkapnya.

Sedangkan mengenai 44 orang yang sempat kontak dengan penderita, kata Eka sudah dilakukan tindakan isolasi bagi yang sakit. Sedangkan yang belum masih menunggu hasil.

“Sudah diisolasi, yang sakit di RS,”singkatnya. (sal)