Konser Penyanyi Pamungkas Batal, Polisi : Kita Bubarkan Atas Nama Undang-Undang

PERTUNJUKAN MUSIK : Konser musik di salah satu hotel di Senggigi terpaksa dibubarkan polisi, Jumat sore (10/12) (istimewa)

GIRI MENANG–Konser musik bertajuk Ifest yang digelar oleh Excreative di salah satu hotel di Senggigi terpaksa dibubarkan polisi, Jumat sore (10/12).

Konser ini menghadirkan penyanyi Rizki Rahmahadian Pamungkas atau yang dikenal dengan nama panggung Pamungkas.

Kapolres Lombok Barat, AKBP Wirasto Adi Nugroho melalui Kabag Ops AKP Dhafid Shiddiq menegaskan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat rekomendasi penolakan baik oleh Dir Intelkam Polda NTB, maupun Kapolres Lombok Barat. “Dengan sangat terpaksa, membubarkan perhelatan musik yang ada di salah satu hotel di Senggigi Lombok Barat,” ungkapnya.

Dhafiq mengingatkan bahwa, saat ini tengah situasi bencana berupa banjir bandang yang melanda Kecamatan Gunung Sari dan Batulayar Senin (6/12/2021). Di Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat yang menjadi lokasi paling parah,
ada Menteri Sosial Risma datang untuk menjenguk korban banjir bandang dan tanah longsor di posko pengungsian. “Ada lima warga Batulayar meninggal dunia akibat bencana ini dan kita di sini mau berhura-hura,” ujarnya.

BACA JUGA :  Gubernur Sesali Kebijakan Sekda Gita yang Wajibkan ASN Beli Tiket MotoGP

Menurutnya, bila mempunyai rasa empati, maka kegiatan ini memang betul-betul tidak layak untuk dilakukan. “Maka dari itu kita imbau untuk tidak melaksanakan, kita bubarkan atas nama Undang-undang,” tegasnya.

Jika panitia tetap ngotot melaksanakan konser ini kata Dhafiq, akan dilakukan tindakan secara tegas, menurut undang-undang yang berlaku. “Untuk memastikan ini benar-benar dipatuhi, kita tempatkan personel sesuai dengan atensi dari Kapolres Lombok Barat sampai selesai dan semuanya benar-benar ditutup,” lugasnya.

BACA JUGA :  Kejati Sorot Proyek Mubazir

Paksa dibubarkan itu,
Saat itu juga panitia menghentikan kegiatan. Kursi penonton diangkat. Panggung dibongkar dan sound system dibuka kembali.

Sementara penonton yang tiba di lokasi diarahkan untuk kembali karena acara tidak jadi dilaksanakan atau dibubarkan. Selanjutnya panitia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penonton, sekaligus permakluman bahwa acara perhelatan musik dibatalkan.”Karena situasi saat ini masyarakat Lombok Barat sedang mengalami bencana,” tandasnya.(ami)