Jamuan Manis Tuan Rumah Sihir Penonton

TERPUKAU: Pertandingan antara tuan rumah Babaretow A melawan LTP Kumbung mampu menyihir penonton kemarin (DHALLA/RADAR LOMBOK)

PRAYA-Tribun lapangan bola voli Babaretow Jelantik Jonggat, disesaki penonton kemarin (27/11).

Maklum, yang tampil pada open turnemen bola voli Bupati Cup 2016 kemarin adalah tuan rumah Babaretow A. Tim legendaris senior dengan pemain baru ini menjamu tim sakti LTP Kumbung. Tampaknya, tuan rumah betul-betul menyiapkan diri dalam pertandingan kemarin.

Bagaimana tidak, mereka dengan mudah membantai tim LTP Kumbung dengan skor 3-0. Anak-anak Kumbung yang dikenal sakti dengan energy monter-nya nyaris tak bisa berkutik pada laga kemarin. Riuh teriakan suporter tuan rumah membuat lapangan Babaretow gegap gempita.

Suaranya seakan mengharubirukan konsentrasi anak-anak Kumbung. Tak seperti biasanya, anak-anak Kumbung kali ini betul-betul tak mampu bertahan. Mereka ditaklukkan pada skor memalukan di set pertama, yakni 25-15 (Babaretow A-LTP Kumbung). 

Set kedua berlangsung, anak-anak Kumbung berusaha mengeluarkan power full-nya. Mereka mencoba menebus kekalahan pada set pertama. Sayang, upaya itu selalu dibendung anak-anak Babaretow. Meski pemain andalan Kumbung, Dedi dan Adi menghempaskan bola panasnya. Tapi, anak-anak Babretow yang telah mempersiapkan diri seolah menerimanya dengan santai.

Mereka membalas setiap serangan dan nyaris tak terbendung oleh anak-anak Kumbung. Terutama pemain bayaran asal Surabaya bernomor punggung 4. Smesan tajamnya yang mematikan nyaris tak mampu dibendung anak-anak Kumbung. Akibatnya, anak-anak Kumbung harus pasrah melihat kekuatan lawannya.

Beberapa kali anak asuh Abah ini mengganti formasi dan strategi dengan mengganti pemain. Namun hasil tetap sama. Mereka tetap kalah juga pada set kedua dengan skor 25-21 (Babaretow A-LTP Kumbung). Pertahanan mereka tetap jebol.

Kemenangan anak-anak tuan rumah pada set kedua tak ayal membuat lapangan Babaretow semakin gaduh. Para supoternya berteriak lantas mengelu-elukan jagoannya. Dukungan suporter ini juga semakin membuat semangat anak-anak Babaretow membuncah. Pada set ketiga, mereka tampaknya tak mau menyia-nyiakan kesempatan itu untuk memberikan ruang kemenangan bagi lawannya. Mereka tak juga sepertinya tak mau berlama-lama mengakhiri permainan itu.

Berada di atas angin, anak-anak Babaretow semakin garang pada set ketiga. Mereka mengeluarkan kesaktiannya untuk menumpas lawannya. Permainan semakin seru. Pemain andalan Babaretow Deo, seaakan tak mau berlama-lama bermain dengan rivalnya.

Pemain hitam manis low profile ini selalu eksis. Di lapangan, ia selalu terlihat garang dengan semesan pendeknya yang mematikan. Inilah yang ditunjukkan Deo mengimbangi variasi dan formasi rekannya. Sehingga putaran set ketiga pun tak berlangsung lama. Anak-anak tuan rumah dengan mudah menuntaskan permainan dan mendarat pada skor 25-20 (Babaretow A-LTP Kumbung).

Kekalahan telak anak-anak Kumbung terpaksa memulangkan mereka dengan kekecewaan. Kekalahan kemarin sekaligus mempersempit kesempatan mereka untuk memperebutkan piala Bupati Lombok Tengah Cup 2016. Sebab, jika kalah sekali lagi maka akan gugur. Sebaliknya, anak-anak tuan rumah harus menyiapkan diri melewati pertandingan selanjutnya mengingat sudah dua kali menang.

Pada laga Sabtu (26/11) sebelumnya, panitia mempertemukan tim PU Lobar versus Perindo NTB/Sedayu. Pada hari terakhir putaran pertama ini, PU Lobar harus menelan pahitnya kekalahan atas anak-anak Perindo NTB. Permainan berakhir pada skor 3-1 (Perindo NTB-PU Lobar). Yakni, skor set pertama 25-22, skor set kedua 25-20, skor set ketiga 14-25, dan skor set 25-18 (Perindo NTB-PU Lobar).

Untuk sore ini (28/11), panitia akan mempertemukan tim Lekor United versus PLN Lobar. Kedua tim ini merupakan tim pemenang pada putaran pertama sebelumnya. Lekor United menang atas The Legend dengan skor 3-0 pada 21/11 lalu. Sedangkan PLN Lobar menang atas Putra Mataram dengan skor 3-2 pada 22/11 lalu. (dal/*)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid