Karena Inter Layak Juara

DEWI FORTUNA: Kemenangan Inter Milan melawan Bologna rupanya tidak lepas dari naungan Dewi Fortuna yang mengantarkan tim ini juara Copa Italia.

MILAN – Dewi Fortuna sepertinya masih enggan beranjak dari Inter Milan. Buktinya, klub berjuluk La Beneamata itu kembali mereguk kemenangan pada babak 16 besar Coppa Italia kemarin (18/1). Melawan Bologna di San Siro, Inter menang tipis 3-2 dan berhak melaju ke babak perempat final.

Sejatinya, tidak mudah bagi pasukan Stefano Pioli untuk menundukkan Bologna. Inter yang sejak awal langsung tancap gas, mampu mengawali keunggulan melalui Jelson Murillo menit 33. Enam menit kemudian, Rodrigo Palacio menambah skor menjadi 2-0. Namun, Bologna tidak tinggal diam, mereka langsung memperketat perlawanan.

Sebiji gol yang dilesakkan Blerim Dzemaili menit 43 membuat I Rossoblu-julukan Bologna, memperkecil ketinggalan. Kedudukan berubah imbang hingga laga berakhir di waktu normal setelah Godfred Donsah mengoyak gawang Juan Pablo Carrizo (73').

Untuk menentukan siapa juaranya, wasit Mariani Aprilia lantas memberi perpanjangan waktu. Beruntung, Antonio Candreva berhasil memanfaatkan bola rebound dari Mauro Icardi dan menjadi pahlawan penentu kemenangan ketika laga berlangsung pada menit ke-98.

[postingan number=3 tag=”olahraga”]

Hasil tersebut membuat Inter memperpanjang rekor kemenangan dalam tujuh laga beruntun. Tentu saja torehan mereka disambut gembira oleh sang allenatore Stefano Pioli. Pelatih yang baru menukangi Inter pada 8 November itu menilai bahwa timnya layak menjadi juara dan memberikan kredit khusus kepada Genoa yang sempat membuat mereka kesulitan.

''Kami menguasai pertandingan dan menciptakan banyak peluang, tetapi, laga ini membuktikan apabila Anda lengah sejenak, permainan bisa saja berubah,'' kata Pioli kepada Rai. ''Pujian saya berikan kepada Bologna dan tim saya yang bisa melewati babak ini, Kami memang layak memenangkan pertandingan,'' imbuh mantan pelatih Lazio, Bologna, dan Palermo itu.

Pada laga ini, Pioli akhirnya memberikan kesempatan kepada Gabriel Barbosa alias Gabigol untuk menjadi starter. Sejak  resmi berseragam Inter pada musim panas lalu, Gabigol memang baru tiga kali dimainkan, itupun hanya menjadi pemain pengganti.

Seperti mendapat angin segar, striker berkebangsaan Brasil itu langsung menunjukkan kemampuannya. Pioli pun mengaku puas dengan performa Gabigol kali ini.

''Gabigol meningkat pesat dalam dua setengah bulan terakhir. Dia memberikan kualitas dan itu berlanjut. Dia tahu bahwa dia tidak bisa mendapatkan menit bermain yang lebih banyak sampai dia membuktikan bahwa dia berguna untuk tim,'' papar Pioli. Nah, lawan Inter di babak perempat final nanti baru akan ditentukan pada pertandingan Lazio kontra Genoa dini hari tadi.

Di sisi lain, manajer Bologna Roberto Donadoni tidak terlalu menyesal dengan kegagalan kali ini. Meski impiannya untuk melaju ke babak selanjutnya harus kandas, Donadoni angkat topi dengan performa yang ditunjukkan oleh pasukanya.

''Kami bermain bagus sepanjang laga. Awalnya kami kebobolan dua gol. Tetapi, kami bisa membalas dan menunjukkan kualitas melawan tim yang kelasnya semua orang tahu,'' ujar manajer 53 tahun itu. (okt)