Guru TK Menang Undian Mobil Bank NTB

BERUNTUNG: Mianim (pegang kunci) salah nasabah Bank NTB yang beruntung mendapatkan hadiah undian 1 unit mobil Honda Mobilio berpose bersama Direktur Bank NTB Lombok Tengah H Syamsu (SAPARUDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA-Lebih dari 10 ribu nasabah Bank NTB cabang Lombok Tengah mengikuti pengundian yang telah dilaksanakan tanggal 25 Februari lalu.

Dalam pengundian ini memperebutkan hadiah utama berupa 1 unit mobil jenis Honda Mobilio. Alhasil, seorang guru TK bernama Mianim beruntung mendapatkan hadiah undian senilai Rp 230 juta tersebut, Senin (3/4). Usai menerima hadiah tersebut, Mianim mengaku memiliki firasat akan mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka sejak dua bulan lalu.

Dia menuturkan, firasat itu datang bukan dalam bentuk mimpin tapi kenyataan melalui pertanda. Di mana rumahnya selama dua bulan tidak henti didatangi semut merah dan berkumpul di rak tempat penaruhan piring di dapur. Awalnya ia sering mengusirnya dengan sapu lidi, namun pergi sebentar semut merah dengan jumlah banyak kembali datang dan bersarang di rak. “Selama sepekan saya terus usir, semut mahluk Tuhan ini pergi sebentar pas paginya kembali bersarang di atas raknya,” tuturnya, kemarin.

[postingan number=3 tag=”loteng”]

Setelah keseringan dan bosan mengusir, akhirnya ia sempat bertanya kepada sanak kerabatnya. Sehingga ada di antara mereka menafsirkan, jika ada mahluk Tuhan yang tak berdosa datang untuk jangan sekali kali diusir, sebab itu pertanda ada rezeki. Berawal dari penafsiaran tersebut, akhirnya ia biarkan semut merah itu bersarang di rak piring di dapurnya selama satu bulan setengah.

Setelah mau genap dua bulan, dia mendapatkan kabar dari petugas Bank NTB, kalau namanya keluar dan berhasil mendapatkan hadiah undian mobil Honda Mobilio. “Saya mendapatkan pesan itu sekitar pukul 20.30 malam, rasa deg-degan dan hampir semalaman memikirkan, apakah betul apa yang disampaikan petugas Bank NTB atauah tidak,” tuturnya.

Ketika pagi hari ingin ke dapur, di rak piring tempat semut merah bersarang ternyata sudah tidak ada lagi semut. Sontak ia berpikir kalau apa yang ditafsirkan oleh sahabatnya itu benar. “Memang benar apa yang ditafsirkan oleh salah seorang teman saya bakal mendapatkan hadiah, ternyata itu benar,” akunya.

Kurang lebih pukul 07.00, ia tidak masuk sekolah karena tidak tahan dengan informasi tersebut. Ia langsung ke Bank NTB Praya untuk memastikannya. Ternyata sesampainya di Bank NTB, ia diberikan map oleh petugas dan diberian selamat. “Saya langsung sujud syukur di teras depan Bank NTB,” cetusnya.

Dikatakan, menjadi nasabah di Bank NTB itu lebih enak jika dibandingkan dengan sejumlah bank yang pernah ia datangi untuk meminjamkan uang. Artinya ketika ia mau angkat utang di bank, banyak sekali persyaratan yang harus ia penuhi. Sehingga pihaknya mengundurkan diri hingga berakhir di Bank NTB. Di mana di Bank NTB, ternyata persyaratan berutang tidaklah berat, cukup SK sertifikat guru, KK, KTP dan sejumlah persyaratan lainnya. “Kalau di bank lain, malah saya mau disurvei dan memenuhi sejumlah persyaratan lain di luar sertifikat sertifikasi yang ia miliki, ini yang membuat saya berat, sepertinya saya tidak dipercaya sebagai nasabah namun petugas di Bank NTB, tidak harus disurvei, diberikan ngutang Rp 250 juta,” tutur guru TK Bedus Desa Bangkat Parak Kecamatan Pujut Loteng ini.

Hanya saja, ketika uang itu keluar ia tidak menariknya langsung, namun ia biarkan selama tiga bulan di bank. “Saya punya utang dan harus dibayar, namun ada rezeki mendadak akhirnya saya biarkan pinjaman di Bank NTB. Itu saya tidak tarik dan Alhamdulillah hikmahnya besar, yakni masuk dalam pengundian dan berhasil membawa hadiah mobil,” ucapnya ceria.

Hal senada juga dikatakan H Nuralim, peraih hadiah kulkas ini mengatakan, kalau hadiah ini bukan miliknya namun milik istrinya. Istrinya menabung Rp 50 juta. Karena istri berhalangan datang, sehingga dia yang langsung mengambil. “Kalau saya tabungan di Bank NTB Rp 100 juta. Kalau istri Rp 50 juta, namun istri yang namanya keluar,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Bank NTB Lombok Tengah H Syamsu mengatakan, pihaknya bersyukur rezeki undian hadiah utama kali ini jatuh pada salah seorang guru pinggiran. Semoga hadiah yang didapatkan bisa membantunya dalam melaksanakan aktivitas untuk pergi mengajar. “Pengundian ini sekali setahun dilakukan kantor, dan bagi yang mendapatkan kami ikut senang bisa membantu mereka meski melalui pengundian,” katanya singkat.

Pantauan Radar Lombok, selain hadiah utama, masih banyak lagi hadiah yang berjejer seperti, 3 sepeda motor jenis Honda Vario, 2 buah kulkas, 2 buah sepeda gunung, 2 buah televisi,  2 buah LCD 32 in. selanjutnya  32 HP merek Samsung, ricecooker 3 buah dan magicgar 3 buah dan banyak lagi hadiah lainnya. (cr-ap)