Dukungan Jokowi Terus Mengalir di NTB, Tim Prabowo Sandi Tak Gentar

Jokowi Prabowo
Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi

MATARAM – Deklarasi dukungan dari sejumlah elemen terus mengalir kepada capres dan cawapres, Jokowi-Ma’ruf Amin di NTB. Namun hal itu tak lantas membuat Tim Prabowo-Sandi di NTB gentar. “Kami tak gentar, dengan ada deklarasi dukungan itu,” kata Ketua Tim Pemenangan Prabowo Sandi NTB, Ali Al-Khairi menanggapi deklarasi sejumlah elemen masyarakat untuk Jokowi-Ma’ruf di NTB, Rabu kemarin (24/10).

Ia menegaskan, Tim Prabowo Sandi terus memperkuat konsolidasi dan koordinasi dengan seluruh parpol koalisi serta elemen pendukung lainnya. Pihaknya juga terus bekerja menyosialisasikan dan memenangkan Prabowo-Sandi di tingkat akar rumput pemilih, kendatipun tidak dibarengi dengan gembar-gembor deklarasi dukungan. “Prinsipnya, kami terus bergerak bagi kemenangan Prabowo-Sandi. Kami tak mau gembar-gembor deklarasi dukungan,” ucap politisi Partai Gerindra NTB tersebut.

BACA JUGA: Sandiaga Klaim Elektabilitas Naik Pascakasus Ratna Sarumpaet

Dalam waktu dekat ini kata Ale, panggilan akrabnya, Tim Pemenangan Prabowo Sandi akan menggelar pertemuan nasional. Dalam pertemuan itu akan terus diperkuat konsolidasi dan memantangkan berbagai strategi untuk kemenangan Prabowo-Sandi di seluruh Indonesia.

Namun demikian, ia tetap menyakini bahwa NTB akan tetap menjadi lumbung suara bagi Prabowo-Sandi pada Pemilihan Presiden 2019. “Kita tetap optimis suara Prabowo di NTB tidak akan berubah seperti pada Pilpres 2014 dengan kemenangan 72,45 persen,” ungkapnya.

Untuk mempertahankan raihan suara tersebut, pihaknya memilih tidak akan terlalu mengekpos progres apa saja yang dilakukan selama berkampanye di NTB. “Jadi sebetulnya gerakan kampanye kami tidak harus selalu terlihat, yang jelas kami sudah bergerak dari awal pencalonan Pak Prabowo,” ujarnya.

Ia mengakui  dengan basis yang sudah terbentuk, Prabowo-Sandi akan lebih mudah. “Artinya cara dan strategi yang dilakukan untuk kemenangan Pak Prabowo akan dilakukan dengan sistem ditambah konsolidasi yang sudah direncanakan,” ujarnya.

Dengan kecakapan dan strategi program Prabowo yang fokus pada ekonomi kerakyatan, maka hal itu akan menjawab keresahan masyarakat NTB terkait naiknya sejumlah harga kebutuhan pokok dan berbagai kesulitan yang dihadapi rakyat. “Kami yakin masyarakat NTB menghendaki ada perubahan kepemimpinan nasional,” pungkasnya.

Solidaritas Ulama Muda untuk Jokowi (Samawi) NTB dideklarasikan, Selasa (23/10) kemarin. Samawi NTB memastikan mendukung Jokowi-Ma’ruf di NTB pada Pilpres 2019.

Samawi adalah elemen untuk merangkul kiai, ulama, dan tokoh muda untuk sama-sama bergerak mendukung dan memenangkan Jokowi-Ma’ruf. “Dengan terbentuknya Samawi ini kita ingin menghapus berbagai fitnah ditujukan bagi Jokowi,” ucap Koordinator Samawi NTB, Abusulhi Khairi.

Baginya, Jokowi sudah melakukan pembangunan secara merata di seluruh Indonesia. Di NTB misalnya pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah, pembangunan bendungan, jalan dan berbagai infrasktruktur lainnya. “Jadi tidak ada alasan kita tidak dukung dan memenangkan Jokow-Ma’ruf,” tegasnya.

BACA JUGA: Jokowi-Ma’ruf Bidik Empat Negara sebagai Lumbung Suara

Samawi NTB dengan relawan yang dimiliki akan bergerak dari yang terdekat. Mulai dari keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar. Ia optimis Jokowi-Ma’ruf akan menang telak di NTB. “Jangan sampai kekalahan Jokowi di NTB Pilpres 2014 lalu terulang dan kami targetkan kemenangan 80 persen,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Nasional Samawi, LR Zulkarnain mengatakan, dengan ditunjuknya Kiai Ma’ruf sebagai cawapres, ia berharap akan menciptakan sejarah baru di Indonesia bahwa kepemimpinan nasional dipimpin duet umara dan ulama. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut